Sering Bikin Macet, Begini Kata Sekdakab Terkait Parkir Bank Jatim dan Bea Cukai
PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Tidak hanya Pedagang Kaki Lima (PKL), parkir Bea Cukai dan Bank Jatim yang menghabiskan separuh jalan juga menjadi sorotan. Senin (20/1/25)
Sering terjadinya kemacetan, khususnya disebelah timur Arek Lancor Pamekasan yang disebabkan oleh banyaknya mobil parkir sembarangan kini juga menjadi fokus pemerintah.
Pertanyaan terkait lahan parkir dijalan tersebut, muncul usai dilakukannya penertiban pedagang kaki lima yang berjualan ditrotoar sekitar Arek Lancor dan pedagang buah, yang sebelumnya juga parkir dibahu jalan.
Achmad Faisol, Sekretaris daerah Kabupaten Pamekasan melalui Amin Jabir Kepala PUPR Pamekasan sudah merencanakan green desain Arek Lancor, termasuk didalamnya mengakomodir parkir Bank Jatim dan Bea Cukai.
” Jadi pemkab melalui pak Bupati merencanakan grin desain Arek Lancor, yang salah satunya mengakomodir kepentingan kerjasama perparkiran antara bank jatim, cukai dan yang lainnya mungkin ada, juga mengakomodir perparkiran rencana revitalisasi Masjid Jami’ sebagai wisata religi, yang itu desainnya sedang dilakukan oleh DLH”. Tegasnya
Kadis dengan kekayaan kurang lebih 11 miliar tersebut menambahkan bahwa nantinya lingkar Arek Lancor bersih dan mengutamakan kepentingan transportasi.
” Ini rencana besar untuk memastikan lingkar Arek Lancor itu , jalan Panglima Sudirman, Slamet riyadi dan Masegit benar – benar bersih dan semata-mata untuk kepentingan transportasi “. Tambahnya





