SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Menjelang 100 Hari Kerja, PKL Arek Lancor Pamekasan Tagih Janji Politik dan Akan Gelar Aksi

PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Pedagang Kaki Lima (PKL) yang semula bertempat di Arek Lancor kemudian di relokasi ke Food Colony meminta Bupati Pamekasan, KH. Khalilurrahman untuk segera menepati janjinya. Rabu (30/4/2025)

KH. Khalilurrahman Bupati Pamekasan, pada masa kampanye, secara langsung dan tegas memberikan jawaban terhadap beberapa penanya yang mengikuti acara tersebut, khususnya dari pertanyaan salah satu PKL Pamekasan.

“Kalau saya menang PKL yang ada di Arek lancor tetap silahkan berjualan, akan tetapi satu maaf, berjualan di Arek Lancor akan kita tata sedemikian rupa, agar nantinya tidak kumuh. “. Jawab Khalilurrahman Selasa 29/10/2024) Silam.

BACA JUGA :  Kepala Kesbangpol Aceh Selatan Serahkan Hasil Audit BPK kepada Pengurus Parpol.

Setelah menjelang 100 hari kerja Bupati Pamekasan, Pedagang Kaki Lima (PKL) Pamekasan yang tergabung dalam Kumpulan Central Pedagang Kaki Lima (Central PKL ) menurut informasi akan menggelar aksi pada Hari Selasa, 6 Mei 2025.

Aksi yang akan diikuti oleh kurang lebih 100 PKL tersebut akan bergerak dari Arek Lancor Pamekasan menuju kantor Bupati Pamekasan.

BACA JUGA :  Analis Politik: Gugatan Ke MK Jalur Konstitusional

Central PKL yang diketuai oleh Mukhtar Jurnal News dan Jony Galak sebagai koorlap aksi menuntut agar janji politik Bupati Pamekasan, akan melakukan penataan terhadap PKL di Arek Lancor segera ditepati.

” “Saya menagih janji politiknya Bupati Pamekasan beberapa lalu didepan para PKL, dan diketahui bersama selama empat bulan di Food Colony sepi, bahkan setiap harinya kadang hanya dapat sepuluh ribu itupun kalau dapat, dulu waktu di Arek Lancor setiap hari saya kasih uang saku anak 50 ribu, sekarang 100 ribu jadi 4 hari”.Tegasnya

BACA JUGA :  Ungkap Judi Online di Wilayah Polres Cianjur, Polda Jabar Berhasil Amankan Tiga Terduga Admin Judi

Joni menambahkan bahwa ia berani menagih janji lantaran Bupati Pamekasan adalah seorang kiai, dan tidak akan ingkar pada janjinya.

“Saya berani menagih janji karena dia seorang kiai, dan saya memiliki keyakinan seorang kiai tidak akan ingkar pada janjinya”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *