Mantan Koruptur Ditolak Jadi Pemimpin Pamekasan, Ariyadi : Gunakan 3 Prinsip Rocky Gerung
PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Menjelang penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan tahun 2024, yang dijadwalkan pada tanggal 22 September 2024 mendatang, gelombang aksi mulai bermunculan.
Terbukti, hari ini ada aksi solidaritas yang digelar oleh Gerakan Pemuda Pemerhati Lingkungan (GP2L) Madura disekeliling munomen Arek Lancor Pamekasan, sebagai tugu kebanggaan.
Aksi tersebut diwarnai dengan pembagian selebaran guna menggaungkan kepada masyarakat bahwa ada salah satu calon Wakil Bupati Pamekasan yang mempunyai rekam jejak buruk atau pernah menjadi mantan narapidana korupsi.
Penahanan terhadap Calon Wakil Bupati Pamekasan Taufadi beberapa tahun silam, lantaran ia diduga korupsi dana partisipating interest (PI) saat menjabat sebagai bendahara di PT WUS pada kurun waktu 2011-2013 dalam perusahaan milik daerah ( BUMD ) .
Sehingga, Taufadi ditahan di rutan klas I Surabaya Madaeng, usai terbukti mengeluarkan dana PI yang dikelola PT WUS lebih dari 500 juta untuk kepentingan pribadi.
Musmujiyono Ariyadi selaku koorlap aksi GP2L menyampaikan bahwa masyarakat harus benar – benar teliti dalam mencari pemimpin, dan memastikan bahwa pilihannya bisa benar – benar mementingkan kesejahteraan masyarakat atau tidak mementingkan pribadinya.
” Sudah terbukti Taufadi ini diduga melakukan tindakan korupsi saat menjabat sebagai bendahara di PT WUS, dan pernah ditahan dirutan Madaeng Surabaya, jadi ayo sadar diri jangan nodai lingkungan Pamekasan dari korupsi “. Tegasnya
Ady menambahkan bahwa dalam melihat calon pemimpin harus melihat dari tiga prinsip, sesuai dengan apa yang disampaikan oleh presiden akal sehat Rocky Gerung.
” Jangan terlalu fanatik untuk memberikan dukungan dikontestasi politik saat ini, gunakan tiga prinsip calon pemimpin seperti apa yang disampaikan Rocky Gerung yaitu, Etikabilitas, Intelektualitas dan Elektabilitas, jadi jangan terbalik dan terlalu mengedepankan Elektabilitas “. Tambahnya
Tidak hanya itu, ia berjanji akan terus menggelar aksi untuk melakukan penekanan – penekanan terhadap masyarakat, agar tidak mudah terpengaruh mendengar kata – kata manis calon pemimpin.
” Jangan mudah Baper terhadap janji manis politisi, kita akan terus kawal ini sampai masyarakat faham dan peka dalam memilih calon pemimpin, karena ini bagian dari jihad kami untuk meluruskan yang tidak baik dan tidak benar, kita tunggu di aksi selanjutnya “. Tutupnya





