Kecewa Audiensi Dibatalkan Sepihak Oleh Bea dan Cukai Madura, Forkot: kami akan Laporkan Melalui “Lapor Pak Burbaya”
PAMEKASAN- Aktivis Forum Kota (Forkot ) mengaku kecewa terhadap Bea dan Cukai Madura setelah kegiatan Audiensinya dibatalkan secara sepihak.
Sebelumnya Forkot telah mengirimkan surat audiensi sesuai prosedur pada Jum’at, 02 Januari 2026 dalam rangka menyoroti dugaan peredaran dan pengelolaan pita cukai yang diduga milik PR. Daun Alami.
Ketua Forkot, Samsul Arifin menilai pembatalan sepihak ini berpotensi menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat, mengingat isu ternak pita cukai merupakan persoalan sensitif yang berkaitan langsung dengan pengawasan, penerimaan negara, serta keberlangsungan usaha rokok legal.
“Kami sangat menyayangkan instansi pemerintah yang seharusnya berpihak pada rakyat tidak melakukan komunikasi lanjutan untuk penjadwalan ulang audiensi,”
Menurut ketua forum kota ( forkot ) saat di temui awak media ini memaparkan bahwa bea cukai Madura sepertinya menghalang-halangi masarakat untuk menyampaikan masukan dan pendapat.
Karena menurutnya Audiensi ini hanya ingin memastikan instansi Bea dan Cukai Madura bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
Menurutnya forum kota tersebut hanya ingin melakukan Audiensi terkait PR. Daun Alami yang tidak melakukan produksi rokok hanya di duga bertenak pita cukai Namun kedatangan kami ke kantor bea cukai di hadang oleh satpam dengan mengatakan kalau mau audiensi jangan membawa Hp atau tidak sama sekali.
“Audiensi ini penting agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi di publik dan data-data yang kami miliki Kami ingin persoalan ini dibahas secara terbuka dan proporsional,” ujarnya.
Salain itu pihaknya, berharap ada komunikasi lanjutan dari pihak Bea dan Cukai Madura atas pembatalan tersebut dan menjadwalkan ulang.
“Kami berharap Bea Cukai Madura dapat segera membuka ruang dialog agar persoalan dugaan ternak pita cukai dapat diselesaikan secara transparan, akuntabel, dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat,” harapnya.
Semisal nanti kegiatan Audiensinya tidak ada komunikasi lanjutan dari pihak Bea dan Cukai Madura kami akan melaporkan ke Menteri Keuangan RI.
“ Kami akan Laporkan Melalui “Lapor Pak Purbaya” terkait pembatalan audiensi ini,” tukasnya.





