SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Kasus OTT Raskin 2015, Hingga Dugaan Penimbunan Beras Bulog di Kabupaten Pamekasan

Ilustrasi

PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Cinta bersemi kembali , itulah ibataranya kasus yang lama tersembunyi kian menyeruak kembali di permukaan, setelah munculnya beberapa rencana aksi dari berbagai kalangan, beberapa minggu lalu.

 

Kasus yang sejak lama bersembunyi dibalik tumpukan kertas kasus baru, kini di upgrade kembali, hingga sederet lembaran yang sudah dilakukan pemanggilan terhadap saksi harus kembali pada posisi atas atau deretan pertama.

 

Kasus yang sempat marak dipermukaan terkait dengan kasus Operasi Tangkap Tangan ( OTT ) beras miskin ( RASKIN ) di Desa Campor pada tahun 2015 lalu, yang sampai saat ini belum ditetapkan tersangka.

BACA JUGA :  Ratusan Papan Ucapan HUT Bhayangkara ke 76, Banjiri Halaman Mapolres Pamekasan

 

Dugaan penyelewengan Raskin tersebut beberapa tahun lalu sempat ditangani Tipikor Mapolres Pamekasan, namun karena sudah lama tidak ada perkembangan salah satu aktifis nusantara Jawa Timur kembali menyoroti kasus tersebut.

 

Imron Sadewo Aktifis Nusantara Jawa Timur ( ANTARA JATIM ) angkat suara, pihaknya berjanji akan kembali membuat laporan baru dengan bukti – bukti yang saat ini dikantongi, dan akan menindaklanjuti kasus lama tersebut pada pelaporan ke Mapolda Jawa Timur.

 

” Kasus yang terjadi beberapa tahun ini di Desa Campor sangatlah rapi, kenapa demikian saya kembali sempat berfikir dan harus menyuarakan hal tersebut, guna mengembalikan kembali kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum ( APH ) “. Tegasnya

BACA JUGA :  Proyek Dek Miliaran Rupiah di Sidimpuan Rusak, Ini Identitas Kontraktornya

 

Dilansir dari Madurapost.id, kasus yang sama beda cara diduga telah terjadi penimbunan beras bulog yang diketahui sekitar 1 Mobil Pik Up disalah satu gudang milik AH, tepatnya di Desa Panempan dan 1 Truck digudang milik AG didesa Teja Timur, Kecamatan Pamekasan. Jumat ( 10/02/2022 )

Kepada Wartawan Media ini, Zainuri yang merupakan mantan aktivis senior di Pamekasan menceritakan, berdasarkan laporan salah seorang warga kalau ada mobil Pic Up dan Truck bermuatan beras keluar dari Gudang Bulog yang waktunya sudah diluar jam kerja.

BACA JUGA :  Loeqman Dilantik Sebagai Ketua KONI Pamekasan, Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Jatim

 

β€œNah ternyata setelah saya tindak lanjuti dan saya pantau memang benar ada mobil mengangkut beras dari Gudang Bulog pada sore hari, yakni 1 Pic Up pada sekira pukul 16.00 WIB dan 1 Truck pada sekira pukul 18.00 WIB, dan setelah saya buntuti mobil itu ternyata beras-beras tersebut bukan di bawa ke pasar-pasar, tapi ditimbun di tengkulak,” ungkapnya, Sabtu (11/02/2022)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *