SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Karcis Mobil Masuk Talang Siring Rp.10 Tanpa Porporasi

PAMEKASAN,CYBERJATIM.ID,- Idul Fitri 1444 Hijriyah kemarin adalah momen bagi para perantau untuk memanjakan keluarganya pada berbagai tempat wisata di Pamekasan. Jumat ( 5/05/23 )

Kebahagiaan bersama keluarganya setelah tidak lama berjuma, kini dihabiskan di hari raya Idul Fitri, sebelum para perantau kembali.

Namun liburan kali ini tidak sepenuhnya membuat para perantau bahagia, karena tempat yang menjadi tujuan mereka untuk melepas rindu, tidak sesuai dengan harapan mereka.

BACA JUGA :  Corporate Social Responsibility (CSR ) PR Ayunda, Tiga Unit Sepeda Motor Untuk Guru Ngaji di Pamekasan

Defi salah satu warga pegantenan setelah bersama keluarganya sebelum hari raya idul fitri saat rekreasi ke Talang Siring mengakui bahwa fasilitas dan juga tempat tidak sesuai ekspektasi, ditambah lagi harga karcis mobil yang naik sampai 10.000.

” Parkir mobil untuk masuk ke pantai wisata Talang Siring Kabupaten Pamekasan Rp.10.000, lain lagi dengan tiket masuk perorangan Rp.2.000, tapi Wisata yang terhalang tembok besar itu tidak ada daya tariknya, setelahnya sampai didalam kami hanya melihat tempat – tempat yang tidak berfungsi dan juga sampah berserakan “. Tegasnya dengan nada jutek.

BACA JUGA :  Warga Maneikun Mempertanyakan Kinerja Inspektorat kab.Belu Terkait Pengaduan Dugaan Korupsi Dana Desa Tahun Anggaran 2019

Menyikapi hal tersebut Faiso Koordinator Dear Jatim meminta kepada Disporapar untuk melakukan pengawasan dan memberikan pembinaan terhadap pengelola wisata Talang Siring, karena pihaknya menilai karcis 10.000 tersebut merupakan karcis ilegal.

BACA JUGA :  Usai Aksi Famas Laporkan 4 Koorlap Pokmas ke KPK, Kepala UPT PJJ Diperiksa KPK di Mapolres Pamekasan

” Karcisnya tidak ada porporasinya, dan sebelumnya saya tahu biasanya mobil 5 ribu, sedangkan sepeda motor 2 ribu, kok sekarang naik ? Kalau naik tempatnya bagus tidak masalah, ini karcis naik wisatawan masuk kemudian tidak puas, jelas kan merugikan “. Tutur Faisol

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *