SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Kader PMII Diduga Dikeroyok Sekelompok Pemuda Usai PKD, Dahi Luka Kepala Memar

PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Nasib malang ditimpa seorang kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PMII ) Komisariat UIM Pamekasan diduga dikeroyok oleh sekelompok orang.

 

Dugaan penganiayaan bersama ( Pengeroyokan ) terjadi pada Rofiqul Amin (23) Kader PMII Komisariat Universitas Islam Madura ( UIM ) usai melaksanakan kegiatan Pelatihan Kader Dasar ( PKD ) yang berlangsung di kantor Balai Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan. Minggu (23/6/24)

BACA JUGA :  Oknum TNI AD yang Terjerat Kasus Ganja 52 Kg Mengaku Dapat Barang dari Aceh Lewat Jalur Darat

 

” Malam pertama dan malam kedua tidak apa – apa kak, saya disamperin sama sejumlah pemuda, dengan alasan rame ke Warga, tapi warga disana tidak ada yang komplin karena kami sudah pamit waktu sore hari kalau mau ada acara, termasuk kepada Kepala Desa sebelumnya sudah idzin “. Tegasnya Kader PMII asal Desa Bira Timur, Sampang.

BACA JUGA :  Ungkap Kasus : Polres Pamekasan Berhasil Amankan Tersangka Curanmor dan Pengedar Narkoba

 

Dalam surat pelaporan dengan nomor: LPM/287/Satreskrim/VI/2024/SPKT Polres Pamekasan tersebut, korban mengaku dikeroyok oleh sekitar 7 orang. Akibatnya, ia mengalami luka di bagian dahi dan memar di bagian Kepala.

 

“Dahi luka, kepala memar-memar pak, sudah juga divisum ke RSUD Pamekasan habis dikeroyok,”terangnya.

BACA JUGA :  Polda Sumatera Utara, Pantau Proses Penggerebekan Sky Garden Ditangani Polrestabes Medan

 

Kasi Humas Polres Pamekasan AKP Sri Sugiarto mengatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan secepatnya memeriksa saksi-saksi.

 

“InsyaAllah adanya laporan ini, penyidik akan menindaklanjuti dengan memeriksa pelapor, saksi saksi dan mencari informasi penyelidikan terkait peristiwa itu, InsyaAllah berbagai pihak akan dimintai keterangan,”tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *