SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Perkuat Mutu dan Karakter Pendidikan, FKKS SD Swasta Sumenep Kunjungi PP. Amanatul Ummah Mojokerto

Sumenep, CYBERJATIM.ID – Forum Kepala Sekolah SD Swasta (FKKS) Kabupaten Sumenep melakukan studi banding ke Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (27/12/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat mutu pendidikan dasar swasta sekaligus memperdalam pembinaan karakter peserta didik.

Pondok Pesantren Amanatul Ummah dipilih karena dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam unggulan di Jawa Timur yang berhasil memadukan kurikulum nasional dan internasional dengan pendidikan akhlakul karimah. Model pendidikan tersebut dinilai sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional.

BACA JUGA :  Giat Kapolres Cianjur Adakan Jum'at Curhat, Tampung Keluhan Masyarakat Selama Ramadhan

Dalam kunjungan tersebut, para kepala sekolah mendapatkan gambaran langsung terkait pengelolaan lembaga pendidikan, pengembangan kurikulum, peningkatan mutu guru, hingga sistem pembinaan siswa. Praktik pendidikan yang diterapkan di PP. Amanatul Ummah diharapkan dapat menjadi referensi bagi sekolah-sekolah swasta di Kabupaten Sumenep.

Ketua FKKS SD Swasta Sumenep, Masyhuri, S.Pd, mengatakan bahwa studi banding ini menjadi sarana silaturahmi edukatif sekaligus penguatan kapasitas kepala sekolah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menambah wawasan dan belajar langsung dari lembaga pendidikan yang telah terbukti berhasil. Harapannya, program-program unggulan yang ada di PP. Amanatul Ummah bisa kami adaptasi dan terapkan sesuai karakter sekolah masing-masing,” ujarnya.

BACA JUGA :  Membanggakan, Siswi LPI Arrahmah Sumenep Juara Porseni Tingkat Jawa Timur 2022

Ia menambahkan, keseimbangan antara prestasi akademik dan pembentukan karakter menjadi poin utama yang diperoleh selama kunjungan.

“Kami sangat terkesan dengan adab dan sikap para santri. Ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter diterapkan secara konsisten dan terintegrasi dalam seluruh aktivitas pembelajaran,” tambahnya.

Senada dengan itu, K. Taufiqurrahman, Pengasuh Pondok Pesantren Misbahul Munir sekaligus pengurus FKKS Sumenep, menilai studi banding ini sebagai langkah inovatif yang harus ditindak lanjuti secara nyata.

BACA JUGA :  Ngaku Pegawai FIF, Sejumlah Orang Diduga Rampas Sepeda Beat Milik Warga Pajagalan Sumenep.

“Studi banding bukan sekadar kunjungan, tetapi proses belajar bersama untuk meningkatkan kualitas, kinerja, dan inovasi pendidikan. Hasilnya harus di implementasikan di lembaga masing-masing agar melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat jejaring kerja sama antar lembaga pendidikan serta mendorong peningkatan mutu pendidikan swasta di Kabupaten Sumenep secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *