SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Bunga Yatim Piatu Asal Sumenep, Diduga Disekap PD Warga Pamekasan

PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Seorang laki – laki bernama Nurul Fitrah pada tanggal 10 Maret 2024 mendatangi Polsek Guluk – Guluk dalam rangka melakukan pelaporan atas hilangnya ponakannya atas nama bunga ( 15 ) nama samaran.

Laporan tersebut tertuang pada nomor surat : STLK/B/01/III/ITUK.7.1.1/2024/Polsek.

Uraian dalam surat kehilangan tersebut menyebutkan pada hari Jumat 23 Februari 2024 sekira pukul 19.00 Wib, Fitrah mendapat kabar dari neneknya ST (60) bahwa keponakannya sekitar pukul 17.00 Wib meninggalkan rumah tanpa pamit, dan setelah dicari tidak ditemukan.

BACA JUGA :  Kunjungi dan Hadirilah Pesta Syukuran Parna se-Indonesia, Melestarikan Budaya dan Identitas Bangsa

Kemudian pada tanggal 10 maret 2024 Fitrah mendapatkan kabar bahwa adiknya ada di Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, yang kemudian pihaknya bergegas menjemput Bunga sesuai sharelok yang dikirim kepadanya.

Dalam pengakuan Bunga kepada Fitrah mengatakan bahwa dirinya di sekap dan tidak diperbolehkan pegang hp.

BACA JUGA :  Jaksa Tuntut Sugeng 4 Tahun Penjara, Pengacara Ajukan Pembelaan

” Kok e yancem baca, mon mole  ngocak e patek nah kabbi can ( Saya diancam, kalau pulang akan dibunuh semuanya “. Pernyataan Bunga kepada pamannya melalui WhatsAap sembari mengirim sharelok.

Keesokan harinya Paman Bunga didampingi pihak Polsek Guluk – guluk serta neneknya diantarkan ke Mapolres Pamekasan guna melaporkan kejadian tersebut ke Unit PPA Polres Pamekasan.

BACA JUGA :  Diduga Tak Berijin, Aktifitas Galian C di Perbatasan Desa Pakamban Daya dan Pakamban Laok Resahkan Warga

” Kasihan mas, dia anak yatim piatu sejak kecil hidup bersama neneknya, makanya saya bantu untuk mengantarkan ke Polres Pamekasan untuk laporan “. Tegas salah satu anggota Polisi Polsek Guluk – Guluk Sumenep.

Sri Sugiarto Kasi Humas Polres Pamekasan menyampaikan bahwa kasus tersebut dalam proses penyelidikan.

Masih penyelidikan mas “. Singkatnya saat dihubungi melalui WhatsAapnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *