SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Vaksinasi  Tahap Pertama di Pamekasan, Bupati Baddrut Tamam Jadi Orang Perdana yang Disuntik

Pamekasan || Uber Jatim News

Bupati Baddrut Tamam beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Pamekasan, menjalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di mandhapa Ronggosukowati tepatnya di Jl. Kabupaten, Kebunan, Bugih, Kec. Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Baddrut Tamam merupakan orang pertama menerima vaksin Sinovac di kabupaten Pamekasan yang disuntik langsung oleh Dr Irma Puspita yang merupakan salah seorang dokter di Puskesmas Teja Pamekasan.

Sebelum menerima suntik vaksin, Bupati Baddrut Tamam beserta jajaran forkopimda terlebih dahulu diperiksa oleh petugas. Mulai dari identitas, kesehatan dan kondisi badan lalu kemudinaan langsung ke meja tiga tempat suntik vaksinasi.

BACA JUGA :  Buntut Aksi Mahasiswa, Iwan : Jangan Perkeruh Suasana

“Dengan divaksin ini harapannya masyakarat kita sehat dan Covid ini segera terlewati. Vaksin ini selain aman bisa membuat kita semakin yakin bahwa kita akan segera melewati pandemi Covid-19 dan dengan begitu normal baru ini semakin bisa kita lewati,” kata Baddrut Tamam usai divaksinasi Covid-19.

BACA JUGA :  Kapolres Baru Cianjur, Sampaikan Gelar Pimpin Apel Perdana

Dijelaskan Baddrut Tamam, bahwa vaksinasi tersebut akan terus dilaksankan di Kabupaten Pamekasan.

“Ada 30 pejabat yang divaksin hari ini, di Mandhapa Agung Ronggosukowati dan di Puskesmas Kowel. Terus berlanjut untuk bisa sampai 70 persen masyarakat Pamekasan sekitar 500 sekian orang yang divaksin, dan nanti setelah nakes, ormas, teman-teman media juga,” tandasnya.

Saat ditanya bagaimana rasanya setelah divaksinasi Covid-19, Baddrut Tamam mengatakan tidak sakit dan tidak mengalami gejala apapun.

BACA JUGA :  Penyidik Polres Pamekasan Sesuai SOP, Dalam Penanganan Perkara Dugaan Pemalsuan Sertifikat Tanah.

“Vaksinnya aman, halal. Saya sudah divaksinasi, enak tidak sakit. Tadi sebelum divaksin ditanya kesiapan, kesehatan, apa pernah sakit. Alhamdulillah saya sudah general check up, dan sehat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pelaksana vaksinasi dilakukan di dua tempat. Yakni pendopo dan puskemas Kowel yang diikuti oleh 30 orang meliput forkopimda, tenaga kesehatan (Nakes) dan beberapa perwakilan dari MUI dan Ormas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *