Hasil Hitung Ulang Dapil II Pamekasan Tetap, Ismail : Kedewasaan Sikap Politik Dari Semua Pihak Patut di Apresiasi
PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Sempat terjadi sengketa hasil pileg Dapil II, Kecamatan Proppo dan Palengaan, Mamhkamah Konstitusi ( MK ) memutuskan perhitungan surat suara ulang.
Sehingga dalam menindaklanjuti hasil keputusan tersebut, Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Pamekasan, beberapa waktu lalu mengamankan 15 kotak surat suara. Yang kemudian dipindah ke Mapolda Jawa Timur ( Jatim ) di Jalan Jendral Ahmad Yani 116 Kota Surabaya.
Adapun TPS yang harus dihitung ulang adalah Kecamatan Proppo TPS 4 Desa Tattangoh. Kemudian di Kecamatan Palengaan Desa Larangan Badung TPS 25 dan TPS 28, sedangkan Desa Pelengaan Daja TPS 19,” katanya.
Adapun TPS terbanyak yang harus dihitung ulang adalah Desa Banyupelle. Yakni, TPS 4, TPS 6, TPS 14, TPS 16, TPS 23 dan TPS 27. Kemudian Desa Potoan Laok TPS 903, TPS 904, TPS 905 dan TPS 906.
Namun dari hasil hitung ulang surat suara yang diselenggarakan di Komisi Pemilihan Umum (KPU ) Jatim tersebut, tidak ditemukan pergeseran atau tetap, sesuai dengan hasil rekapitulasi tingkat Kabupaten.
Ismail SHI, M.I.P selaku ketua cabang Demokrat Pamekasan bersyukur dan mengapresiasi karena seluruh tahapan pada pemilu tahun 2024 berjalan dengan baik, atas kerjasama semua pihak. Selasa (25/6/24)
“Kami bersyukur bahwa proses politik yang telah berjalan penuh dengan sikap kedewasaan. Seluruh tahapan sesuai dengan UU Pemilu dilaksanakan secara baik oleh semua pihak, baik seluruh Parpol peserta pemilu, KPU, Bawaslu, Polres dan semua pihak lainnya “. Tegasnya
Selain itu, Anggota DPRD yang saat ini menjabat sebagai ketua fraksi Demokrat, menilai bahwa kedewasaan dalam berpolitik ini patut diapresiasi karena bisa melokalisir peta konflik massa.
” Kedewasaan sikap politik dari semua pihak patut kami apresiasi karena bisa melokasir peta konflik massa dengan tidak melibatkan massa besar yang tidak memahami saluran hukum yang legal. Sekali lagi, kesadaran bersama untuk menjaga kondusifitas adalah bukti kedewasaan politik warga Pamekasan,”. Tambahnya





