Waduh! Sungai Dipantura Pamanukan Penuh dengan Sampah
Jawa Barat, CYBERJATIM.ID – Akibat penuh sampah menebarkan bau tidak sedap, di kota Pamanukan, ketika di konfirmasi, Warga sekitar menyinggung halus dengan kalimat bau sampah itu sedap.
Tidak hanya itu akibat minimnya air bersih warga yang berada di pinggiran sungai masih tetap menggunakan air sungai untuk keperluan MCK.

Inilah tumpukan sampah yang berada di sungai B-K-L, tujuh tepatnya dusun pangsinan, Desa Pamanukan, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten subang, Jawa Barat.
Tumpukan sampah yang kebanyakan sampah rumah tangga dan serepom sudah menumpuk selama dua bulan lamanya di biarkan menumpuk, hingga menimbulkan bau tidak sedap.
Tumpukan sampah sepanjang lima puluh puluh meter ini menurut warga Entin Wastinah saat di konfirmasi Senin 22/05/2023, minim nya tingkat kesadaran masyarakat membuang sampah ke sungai dan juga datang nya sampah dari aliran hulu sungai.
Sungguh pemandangan yang tidak sedap kita lihat, dengan kondisi seperti ini,ternyata warga sekitar sungai masih menggunakan air sungai untuk MCK, terlebih dahulu memisahkan sampah- sampah dari air, lalu air baru dapat di ambil menggunakan Timbaan selanjutnya di gunakan untuk mencuci piring dan mencuci lainnya.
Pemandangan di kota Pamanukan sungguh ironis ternyata masih banyak warga tidak memiliki air bersih, bila ingin mendapatkan air bersih harus membeli dan berjalan hingga puluhan meter dengan menggunakan roda ucap aep.
Warga sekitar banyak mengkritisi pemerintah setempat, bila melakukan bersih-bersih sampah tidak hanya sekedar kegiatan yang sifatnya seremonial semata,warga menekankan dan berharap tumpukan sampah di sungai tersebut agar ada solusi penanggulangan nya karena sering di hadapkan masalah seperti demikian.
Yuli masyarakat setempat memaparkan” memang di sisi lain, kota pamanukan tidak memiliki tempat penampungan sampah layak dan memadai,sehingga banyak warga yang masih membuang sampah bukan pada tempatnya, lebih ironis nya ternyata masalah tersebut sudah berlangsung bertahun -tahun lamanya, tanpa ada solusi” ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Subang melalui dinas pengairan sungai dan lingkungan hidup sudah seharusnya serius,menangani kondisi tumpukan sampah di atas sungai tersebut.selain itu masyarakat sekitar semakin sadar dengan kebersihan lingkungan sekitar, agar tercipta lingkungan hidup yang sehat.
Muhamad Mahdi (Ben)





