Tiga Dusun di Blumbungan Dapat SK Kekeringan, Masyarakat Berharap Ada Pengeboran
PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Ditengah carut – marutnya persoalan politik menjelang pilkada 2024 di Kabupaten Pamekasan, nampaknya ada salah satu fokus persoalan yang sedikit terbengkalai.
Masuk pada kemarau panjang kali ini, tak sedikit masyarakat berteriak kehabisan air bersih untuk dikonsumsi pada kebutuhan sehari – hari.
Misalnya salah satu desa yang tidak jauh dari perkotaan, kini kesulitan terdampak kekeringan.
Desa Blumbungan, adalah desa yang dimana didalamnya terdapat banyak perusahaan air, namun juga tak sedikit yang mengalami kekeringan.
Seperti halnya ada setidaknya tiga dusun yang masuk kategori dusun dengan tingkat kekeringan tinggi, diantaranya Dusun Duwak Tinggi, Bantar dan Panggenten, bahkan mendapatkan SK kekeringan dari pemerintah setempat.
Sehingga, dari dampak kekeringan tersebut pemerintah setempat harus aktif menyalurkan air bersih, guna untuk menjawab kebutuhan masyarakat setempat.
Rofiqi warga Dusun Duwak Tinggi Pamekasan mengatakan, bahwa Blumbungan bagian timur merupakan dusun yang setiap tahunnya terdampak kekeringan.
” Disini setiap tahun mengalami kekeringan, tapi saya tidak tahu harus menghubungi siapa ketika masyarakat membutuhkan air “. Singkatnya
Ia juga berharap kepada pemerintah setempat untuk menyediakan pengeboran agar bisa digunakan oleh masyarakat setempat.
” Saya berharap pemerintah membangun tandon besar dan melakukan pengeboran, guna untuk kebutuhan masyarakat disini, dan dusun kami tidak lagi mengalami kekeringan “. Tambahnya





