SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Terkesan Siluman, Proyek Pembangunan Rehap Gedung TVRI Tapaktuan Tanpa Palang Nama.

TAPAKTUAN-CYBERJATIM.ID. Proyek yang di bangun oleh Pemerintah Pusat, diduga proyek siluman dimana proyek rehap bangunan TVRI yang terletak di gunung lampu wilayah Dusun 5, Gampong Hilir, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan tersebut tidak terpasang papan nama.

Pantauan di lokasi, proyek yang di kerjakan tanpa menggunakan papan nama tersebut tentu saja tidak termonitoring baik dari segi anggaranya dan juga sumber anggaran pelaksanaanya tidak jelas asal usulnya.

BACA JUGA :  Isu Pelakor Oknum Guru di Kabupaten Pamekasan Hoax, RMS : Saya Tidak Pernah Merebut Kebahagiaan Istrinya

Sehingga warga masyarakat setempat tidak mengetahui nilai besaran anggaranya dan asal usul pelaksanaan pekerjaan proyek tersebut.

Sesuai dengan aturan berlaku, bahwa proyek tersebut harus transfaran dan di ketahui oleh umum hal itu diatur dalam peraturan presiden (Perpres) Nomor  54 Tahun 2010 dan Nomor 70 tahun 2012 yang mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang di biayai Negara wajib memasang papan nama proyek dan di memuat jenis kegiatan, lokasi proyek dan nomor kontrak, waktu pelaksanan  proyek, kontraktor pelaksana serta nilai kontrak dan jangka waktu pengerjaanya.

BACA JUGA :  Agustinus Mera Nahak Siap Dampingi Malaka, Belu dan TTU

Saat dikonfirmasi media cyberjatim, salah seorang penerima mamfaat, Yusli atau akrab di sapa Ujang Tabek mengatakan bahwa tidak mengetahui proyek ini anggaran berapa dan dari perusahaan mana yang mengerjakan.

“Kami tidak tahu, proyek ini anggarannya berapa, yang jelas kami hanya penerima mamfaat,”ujarnya, Senin (09/10/2023).

BACA JUGA :  Solidaritas Warga Abdya Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW Di Gedung Graha Lukisan Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII.

Di samping itu, awak media mencoba menghubungi pengawas lapangan, Jalal mengatakan pihaknya juga tidak mengetahui proyek tersebut karena ranah Kominfo RI.

“Kami baru dua minggu diutuskan di Aceh Selatan pak, kami hanya mengawasi para pekerja, terkait berapa besaran anggaran dan siapa pelaksanaanya bapak hubungi aja pihak Kominfo RI atau TVRI Aceh,” katanya.

Hingga berita ini di turunkan belum juga ada papan nama informasi proyek tersebut.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *