SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Temui Sang Idola KH. Musleh Adnan, Bang Ali Persembahkan Komitmen Pembangunan Gedung Santri dan Masjid

PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID – Founder Yayasan Bani Insan Peduli (BIP), Ali Zainal Abidin atau yang akrab disapa Bang Ali, mengunjungi Pondok Pesantren Nahdlatut Ta’limiyah di Karang Anyar, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (11/10/2026).

Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi dan kolaborasi kepedulian bersama sekitar 3.000 santri dari berbagai daerah.

Kegiatan yang diasuh oleh KH. Musleh Adnan itu juga diisi dengan pemberian santunan kepada santri yatim, santri penyandang disabilitas, penghafal Al-Qur’an, serta para pengajar.

Bagi Bang Ali, kunjungan tersebut menjadi momen istimewa setelah sekian lama berkeinginan untuk bertemu langsung dengan KH. Musleh Adnan, yang disebutnya sebagai salah satu sosok idolanya.

Di hadapan ribuan santri dan pengurus pesantren, Bang Ali menyampaikan rencana pembangunan gedung atau asrama santri yang akan diberi nama Gedung Ainun Umar, serta sebuah masjid bernama Masjid Abdur Rahim di kawasan Pondok Pesantren Nahdlatut Ta’limiyah.

Dalam sambutannya, Bang Ali yang juga menjabat sebagai Direktur Central 88 Gold & Jewellery itu memberikan motivasi kepada para santri agar berani meraih kesuksesan dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.

BACA JUGA :  WADUH KEMANA INI DINAS KEBERSIHAN DILANGKAT, SAMPAH BANYAK BERSERAKAN DAN BERTUMPUK DIPINGGIR JALAN....???Sampah Berserakan “Buat Malu” Langkat Terkesan Tidak Punya TPA Sampah

“Adik-adik jangan pernah takut untuk menjadi orang sukses. Jangan patah semangat, jangan padam semangatnya untuk menjadi orang kaya. Kuncinya hanya satu, kita harus bisa takzim kepada kedua orang tua, wabilkhusus ibu. Rawat dan pegang serta minta ridhanya,” tegas Bang Ali.

Ia juga menyampaikan pesan almarhumah ibundanya agar senantiasa berbagi, berbuat baik, dan tidak menjadikan politik sebagai jalan hidupnya.

“Wasiat Umi saya, ‘Ali, kamu jangan pernah takut berbagi. Ali, kalau kamu ingin punya banyak sahabat dan saudara, jauhi dunia politik.’ Oleh karena itu, doakan Bang Ali agar dijauhkan dari dunia politik dan tetap istiqamah dalam berbuat kebaikan,” tuturnya.

Di tengah ribuan santri dan cuaca terik, Bang Ali kembali menegaskan komitmennya untuk merealisasikan pembangunan fasilitas pesantren tersebut. Ia juga menyebut akan menyampaikan rencana itu kepada sahabat seperjuangannya, H. Edy Rouf.

BACA JUGA :  Giat Partai Golongan Karya, Bagikan Sembako Terdampak Banjir

“Insyaallah, doakan Bang Ali. Nanti saya akan menyampaikan kepada sahabat Bang Ali di sini, sahabat perjuangan H. Edy Rouf. Insyaallah, mulai bulan depan, Bang Ali akan membangun gedung yang dinamai Gedung Ainun Umar dan masjid yang akan diberi nama Abdur Rahim,” ungkapnya.

Ia berharap pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para santri dan menjadi ladang amal kebaikan bagi semua pihak yang terlibat.

“Mudah-mudahan apa yang dibangun di sini menjadi amal kebaikan, menjadi kebanggaan orang tua Bang Ali, dan menjadi kebanggaan Rasulullah,” tutupnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Nahdlatut Ta’limiyah, KH. Musleh Adnan, menceritakan perjalanan pesantren yang dirintis sejak 2019. Menurutnya, pesantren yang awalnya menerima amanah untuk membina 17 santri tersebut kini berkembang hingga menampung sekitar 3.000 santri.

Ia menjelaskan bahwa berbagai kebutuhan pendidikan dan fasilitas santri, termasuk makan dan tempat tinggal, diupayakan secara gratis. Adapun seragam menjadi salah satu pengecualian.

BACA JUGA :  Secangkir Kopi, Sejuta Peduli: Saat Yayasan Bani Insan Mendengar Cerita dari Jalanan.

“Sejak tahun 2019, diberi amanah 17 orang hingga sekarang mencapai 3.000 santri. Untuk makan, gedung, dan fasilitas semuanya kami gratiskan, kecuali seragam. Saya tidak punya aset, saya tidak punya pekerjaan tetap. Yang saya andalkan hanya Allah dan Rasulullah,” ujarnya.

KH. Musleh Adnan juga menyambut baik kunjungan Ali Zainal Abidin beserta rombongan. Ia berharap kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada para santri mendapat balasan kebaikan yang berlipat ganda dari Allah SWT.

“Manakala apa yang kami persembahkan ada kekurangan, kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Namun, inilah yang sudah menjadi takdir Allah SWT. Semoga Allah mengganti dengan yang lebih baik kepada para donatur yang hadir saat ini,” pungkasnya.

Kegiatan silaturahmi dan santunan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara lembaga sosial dan pesantren, sekaligus mendorong kolaborasi dalam mendukung pendidikan serta kesejahteraan para santri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *