SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Tanda Tanya Nasib 1 Prajurit TNI Sudah 7 Hari Hilang Sejak Penyerangan KKB

M@u

CYBERJATIM.ID – Nasib 1 prajurit TNI yang diserang kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan belum diketahui. Jejak prajurit tersebut tidak terdeteksi sejak 7 hari pascapenyerangan itu.

Prajurit yang tergabung dalam misi penyelamatan pilot Susi Air Capt Philip Mehrtens itu dinyatakan hilang di wilayah Mugi-Mam, Nduga pada Sabtu (15/4).

“(Prajurit hilang) satu orang,” ungkap Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda Julius Widjojono kepada wartawan dilansir sabtu (22/4/2023).

BACA JUGA :  Situasi Keamanan di Papua Mencekam dan Prajurit TNI Banyak Berguguran, Presiden dan DPR Sebaiknya Berlakukan UU TNI

Julius tidak menyebut identitas prajurit TNI yang hilang tersebut. Namun upaya pencarian dengan menyisir sungai di sekitar lokasi penyerangan masih dilakukan.

“Masih di sekitar situ (penyisiran), arus sungai,” paparnya.

Diketahui, ada 36 personel yang diturunkan dalam operasi penyelamatan pilot Susi Air. Selain 1 personel hilang, ada 4 prajurit di antaranya gugur diserang KKB.

BACA JUGA :  WAAWW KENAPA BISA SEPERTI ITU YAH..??? Ternyata Under Pass yang Telah Dibangun Bukan di Jalan HM Yamin, Tetapi ke Jalan Ini

Keempat prajurit gugur itu yakni Pratu Ibrahim, Pratu M Arifin, Pratu Kurniawan, dan Prada Syukra. Mereka merupakan Satgas Yonif Raider 321/Galuh Taruna.

Julius mengatakan jasad keempat personel tersebut sudah diserahkan ke keluarga. Pemulangan keempat prajurit TNI gugur itu dilakukan pada Kamis (20/4).

“Jadi mereka landing dari Timika, Halim, satu transit di Solo, ke Pacitan Miftahul Arifin. Kemudian yang tiga ke Halim, satu jalan darat menggunakan ambulans ke Karawang, dua naik 295 ke Palembang dan Padang,” ungkap Julius.

BACA JUGA :  Gus Miftah, Pengusaha Hingga Oknum ASN Diperiksa Bawaslu Pamekasan, Gerakpede : Berilah Contoh Politik Yang Baik

Menurut Julius, keempat prajurit TNI yang gugur akan mendapat kenaikan pangkat luar biasa. Penghargaan ini atas pengabdian mereka dalam bertugas.

“Iya, jelas ini, menjalankan tugas, kenaikan pangkat luar biasa,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *