Siapa Sebenarnya ‘Cong Wahyu’ ?
PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Sudah tidak asing bahkan sering menjadi buah bibir, itulah yang saat ini muncul, setelah sosok pemuda Inspiratif ‘Cong Wahyu’ putera Bambang Budianto salah satu sosok pengusaha sukses dibidang zat adiktif atau rokok lokal Madura.
Bambang Budianto sukses membimbing putera – puteranya hingga menjadi bagian dari orang – orang sukses.
Hebatnya lagi, Bob Sadinonya Madura sapaan akrabnya karena sering berperawakan sederhana dengan celana pendek sebagai ciri khasnya tersebut, dengan ketelatenannya mampu mewariskan ilmu sosial yang tinggi dan bahkan tidak pernah mengajarkan puteranya untuk menikmati hasil warisan.
Wahyu Budianto atau ‘Cong Wahyu’ sapaan akrab Putera kedua Bambang Budianto merupakan Directur CV Ayunda Permata Sejahtera ini dilatih untuk tidak sombong dengan harta yang dimiliki orang tuanya, sehingga munculah inovasi dan kreatifitas tersendiri dari ‘Cong Wahyu’ untuk merintis usahanya dari Nol.
Tak jauh berbeda dengan apa yang dilakukan oleh ayahnya, ‘Cong Wahyu’ kini mengikuti jejak kedermawanan ayahnya dan juga tidak terlepas dari doa ibu tercintanya.
Ilmu sosial yang tinggi merupakan titisan dari pengusaha sukses Bambang Budianto ini mampu mengetuk hati masyarakat Kabupaten Pamekasan secara umum, bahkan namanya sudah melambung tinggi ketingkat nasional, terbukti setelah anggota DPR RI Slamet Ariyadi mengunjungi tempat produksi rokoknya di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan beberapa bulan lalu.
Baru – baru ini berbagai program luar biasa dilakukan guna sebagai bentuk rasa syukur kesuksesan ‘Cong Wahyu’ diantaranya, Program bantuan rehabilitasi masjid, Kakak asuh anak yatim, Pasar Tani, Bazar Murah dan masih banyak lagi kegiatan – kegiatan sosial keagaamaan yang dilakukan oleh pemuda yang pernah menyandang penghargaan ” Pemuda Terinspiratif ” di Madura.
Bukan karena ingin mengikuti kontestasi politik di tahun 2024 ‘Cong Wahyu’ sudah mengenal ilmu sosial secara otodidak sejak kecil, mengikuti langkah – langkah Ayahnya yang sejak kecil selalu diajarkan untuk cinta pada sesama dan suka menolong.
Hari ini nama ‘Cong Wahyu’ viral diberbagai media, bahkan diberbagai warung kopi karena kedermawanannya, sehingga demikian ‘ Cong Wahyu ‘ diyakini akan mampu menjadi seorang pemimpin mewakili suara rakyat sehingga terangkis dari keterpurukan.
Munculnya nama ‘Cong Wahyu’ diruang publik mampu mengucurkan air mata kerinduan bagi pecintanya, sehingga tak ayal jika ‘Cong Wahyu’ diharapkan bisa duduk di kursi parlemen untuk mewakili suara keadilan yang hak.
Duduk di Kursi Parlemen bukan berawal dari kemauan ‘Cong Wahyu’ mengingat usianya yang masih dini dan ilmunya masih terbilang terbatas tidak membuatnya tertarik.
Namun karena sepertinya atas desakan masyarakat ‘Cong Wahyu’ akhirnya memberanikan diri untuk mengambil keputusan dan bergabung dalam dunia politik untuk belajar dan memahami seperti apa sejatinya politik yang kini dianggap miring.
Dengan ikhtiyarnya akhirnya ‘Cong Wahyu’ dengan ikhlas akan mengabdikan dirinya, lahir dan bathin untuk memenuhi keinginan masyarakat, sehingga dirinya terus belajar dan belajar untuk menjawab kebutuhan masyarakat ketika nanti dirinya terpilih sebagai wakil rakyat.
Bulatkan hati dan fikiran akhirnya ‘Cong Wahyu’ bergabung disebuah partai berlambangkan Matahari yakni Partai Amanat Nasional ( PAN ), dan berjanji akan selalu menjadi matahari yang utuh untuk menerangi gelapnya kehidupan Masyarakat kecil dan berjanji akan menjadi peneduh bagi mereka yang membutuhkan.





