PPS Sekaligus SEKDES Diduga Dalang Dibalik Penyelundupan Pupuk 18 Ton di Sumenep
SUMENEP, CYBERJATIM.ID,- Pasca terjadinya penangkapan penyelundupan pupuk sebanyak 18 Ton oleh Polres Sumenep, kini muncul isu yang diduga otak dari kasus tersebut salah satunya Penyelenggara Pemilu PPS yang sekaligus menjabat Sekretaris Desa.
Hingga kini Polres Sumenep masih mendalami siapa dibalik bandar besar terjadinya kasus kriminal penyelundupan pupuk yang tertangkap tangan di jalan raya Sumenep – Pamekasan.
Merebaknya isu yang menyeret salah satu oknum diduga PPS, Rafiqi Tanzil selaku Divisi SDM dan Parmas KPU Sumenep masih melakukan penelusuran terkait kebenaran informasi tersebut baik melalui PPK dan PPS serta masih menunggu tindak lanjut dari Kepolisian.
” Msh blm tau pasti biar nunggu polisi bekerka dulu “. Tegas Tanzil
Pihaknya menambahkan jika hal itu benar, KPU akan mengambil langkah sesuai aturan yang ada dalam penyelenggara.
” Ya klo memang itu benar penyelenggara dan polisi menangkap misalnya, pasti kpu akan mengambil langkah sesuai aturan yang ada dalam penyelenggara. Tapi tunggu saja dulu kerja polisi “. Ujarnya, Minggu ( 19/03/23 )
Identitas berinisial W diduga menjadi otak dalam penyelundupan pupuk bersubsidi masuk dalam daftar pencarian orang ( DPO ) Polres Sumenep.
Dari hasil penelusuran berbagai media, Inisial W diketahui berasal disalah satu desa di kecamatan Bluto, bahkan menurut informasi selain PPS, ( W ) juga merupakan pengusaha dan menjabat sebagai Sekretaris Desa ( Sekdes )
Sementara Kabag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa DPO W merupakan warga salah satu desa di Kecamatan Bluto.
” Tsk W dpo, pengusaha ” tulisnya singkat, via WhatsApp.





