Pendaftaran Ditutup, Disperindag Diduga Tidak Transparan, Raihan : Ini Baru Tayang
PAMEKASAN, Cyberjatim.id– Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur membentuk tim pemantau tata niaga tembakau guna mengawasi pelaksanaan jual beli tembakau pada musim panen tembakau kali ini. Jumat (18/08/2023)
Tim pemantau tata niaga tembakau tersebut gabungan dari berbagai unsur, baik pemerintah, pegiat lembaga swadaya masyarakat, perwakilan paguyuban petani tembakau dan penggiat media sosial.
Namun sayangnya dalam perekrutan kali ini, Disperindag Kabupaten Pamekasan diduga tidak transparan, lantaran link untuk pengisian formulir tidak disebarluaskan.
Faisol ketua Dear Jatim pusat, sangat menyayangkan dengan ketidak transparanan pihak Disperindag, karena menurutnya sebelumnya harus di informasikan link pendaftarannya melalui sosial media.
” Seharusnya sebelum dibuka umumkan tanggal berapa akan dibuka, terus sampaikan dimedia kalau mau daftar masuk pada link yang ditentukan, baru masyarakat bisa mempersiapkan diri dari jauh jauh hari “. Tegasnya
Sedangkan untuk saat ini, Faisol mengira ada permainan dan ketidak transparanan dari pihak Disperindag, bisa saja link tersebut menurutnya hanya dikirim ke orang – orangnya sendiri.
” Bisa saja, yang dapat link itu hanya orang – orangnya Disperindag saja, karena saya bertanya kepada teman – teman pegiat sosial, LSM dan Wartawan katanya tidak punya link tersebut, dan tadi malam baru dapat namun sudah terpenuhi qoutanya “. Tambah Faisol
Sementara Kepala bidang (Kabid) Pembinaan dan Perlindungan, Raihan Akbar mengatakan saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp mengatakan kalau link tersebut baru saja keluar.
” ini baru tayang “. Singkatnya sembari menunjukkan screenshot link pendaftaran
Setelah ditanya, kenapa baru muncul kok pendaftaran sudah tutup, pihaknya berdalih tidak tahu karena ada diluar kota.
” Maaf sy kurang tahu sbb sy d luar kota “. Tambah Raihan
Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Basri Yulianto saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban.





