SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Pemdes Rek Kerrek Berikan Bantuan Sosial pada Masyarakat Hasil dari BUMDes

Pamekasan || Uber Jatim News

Pemerintah Desa Rek Kerrek, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan melaunching Pendapatan Asli Desa (PADes) sekaligus pemberian bantuan sosial.

Sepanjang tahun 2020, BUMDes Rek Kerrek, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, menghasilkan Pendapatan Asli Desa (PADes) sebesar Rp 526.506.000.

Kepala Desa Rek Kerrek, Fadil memuturkan bahwa PADes sebanyak itu dihasilkan dari Ekskavator atau mesin pengeruk, Dum Truck dan Pom Mini.

“BUMDes Rek Kerrek menghasilkan dana bersih Rp 526.506.000. Dan 30% untuk BUMDes digunakan untuk penambahan unit Dum Truck, dan 70% untuk PADes,” kata Fadil, Kepala Desa Rek Kerrek.

BACA JUGA :  PPS Desa Larangan Tokol Resmi Lantik 22 Petugas Pantarlih

Dikatakan Fadil, 70% PADes sebesar Rp 368.554.316 dibagikan kepada anak yatim, guru ngaji, ponpes dan madin, lansia dan disabilitas, peningkatan kapasitas perangkat desa, tunjangan BPD, tunjangan Linmas dan rokat desa.

“Rinciannya, 54 anak yatim menerima Rp 300 ribuan sebanyak 4 kali dalam setahun, 113 guru ngaji menerima Rp 300 ribuan setahun, 5 pondok pesantren Rp 2 jutaan setahun, 18 madin Rp 300 ribuan setahun, 125 lansia dan disabilitas Rp 300 ribuan setahun dua kali,” urainya.

BACA JUGA :  Suami Tidak Bekerja, Ibu dan Anak Jadi Pengemis di Pamekasan

“24 tunjangan kapasitas perangkat desa mulai Rp 500-100 ribu disesuaikan jabatan yang diemban setiap bulan, 9 tunjangan BPD mulai Rp 100-500 ribu, 16 linmas Rp 100 ribuan sebulan, rokat desa Rp 5 juta dan tunjangan kematian untuk warga dengan memberikan air mineral 20 kardus,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Said Aqil : LPNU Berperan Kurangi Kemiskinan

Untuk membangkitkan dan menggerakkan ekonomi desa di tahun yang akan datang, 30% PADes yang diperuntukkan untuk BUMDes bakal digunakan untuk penambahan satu unit Dum Truck dan pembangunan Pertashop

“Kemaren di sini BUMDes mau buka Pertashop, namun setelah mengurus perizinan, maka diurungkan dikarenakan Pertashop hanya melayani Pertamax dan Pertadex. Sementara kebutuhan rakyat Pertalite dan Solar, sehingga untuk tahun ini tidak dulu,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *