SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Masyarakat Cianjur Lakukan Aksi Damai Menolak Proyek Gheotermal, Ada Apa Ya!

Cianjur, CYBERJATIM.ID – Indonesia adalah negara yang memiliki potensi sumber daya panas bumi (geothermal) terbesar di dunia. Berdasarkan data Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2016, total potensi energi Panas Bumi sebesar 29.543,5 Mega Watt (MW).

Uap panas bumi diperoleh dengan cara melakukan pengeboran (eksplorasi) dan eksploitasi yaitu kegiatan operasi produksi panas bumi yang telah dihasilkan. Panas bumi dalam bentuk uap air adalah sumber energi terbarukan (renewable) yang dapat digunakan sebagai penggerak turbin untuk Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP). Penggunaan energi panas bumi memiliki nilai positif karena dapat menekan penggunaan energi fosil.

BACA JUGA :  Secara Bergilir ke 22 Ranting, PAC PDI Perjuangan Pademawu Gelar Acara Rutinitas Keagamaan

Namun penggunaan panas bumi sebagai sumber energi juga memiliki dampak negatif yang harus dicari jalan keluarnya. Salah satu dampak negatif penggunaan energi panas bumi adalah menghasilkan limbah terutama limbah B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya). Limbah yang dihasilkan industri PLTP berupa geothermal brine dan sludge.

jika limbah tersebut baik berupa limbah padat, cair maupun gas ada yang dibuang ke lingkungan akan mengakibatkan masalah pencemaran lingkungan dan membahayakan kesehatan manusia dan makhluk hidup lainnya.

BACA JUGA :  Bupati Asel Hadiri Peluncuran Program Penyelesaian Non Yudisial Pelanggaran HAM Berat Oleh Presiden RI

Untuk mengatasi masalah limbah geothermal industri PLTP, dilakukan pengelolaan dan memanfaatkan limbah geothermal tersebut.

Limbah sludge dari PLTP mengandung silika yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pencampur semen, selain itu juga dapat dibuat untuk pencampur batako ataupun paving. Sedangkan limbah cair (brine) yang mengandung berbagai jenis mineral berupa silica (SiO2), kalium (K), magnesium (Mg), dapat dimanfaatkan menjadi suatu produk yang bernilai ekonomi tinggi yaitu berupa pupuk multinutrien phosphate-base seperti Mg-K-PO4, Mg3(PO4).

BACA JUGA :  Aparat Gabungan Dipimpin Danrem 012/TU Musnahkan Ladang Ganja.

Nah kekhawatiran Masyarakat Cianjur bukan tanpa alasan dengan seruan aksi demo damai, Aliansi Masyarakat Gunung Gede Pangrango, menolak keras proyek Gheotermal gunung gede karna khawatir akan dampak negatif dari pengeboran Gheotermal tersebut, yang banyak mengandung bahan beracun.

Aliansi Masyarakat Gunung Gede Pangrango melakukan aksi nya dengan demo damai di depan gedung DPRD kabupaten Cianjur pada Jum’at 19/05/2023 untuk menyampaikan aspirasi nya tentang dampak efek domino dari pengeboran Gheotermal di gunung pangrango tersebut.

Muhamad Mahdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *