SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Madura, Menyebar Benalu Terhadap Nama Baiknya Melalui Peredaran Rokok Tanpa Cukai

Foto hasil screenshot dari video yang viral saat penggrebekan

PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Maraknya rokok ilegal berkeliaran diberbagai daerah diseluruh Indonesia kerapkali menjadi incaran Bea Cukai dan bahkan petugas gabungan.

 

Sementara ini Kabupaten Pamekasan sebagai pusat terbesar diwilayah Madura produksi rokok seakan – akan membawa benalu dan menyebarluaskan bakteri buruk terhadap citra Pamekasan.

 

Pasalnya rokok ilegal yang sering muncul diberbagai media saat dilakukan penggrebelan oleh petugas gabungan selalu muncul produk yang diduga berasal dari Kabupaten Pamekasan.

 

Salah satu contohnya baru – baru ini petugas Bea dan Cukai serta Satpol PP dari luar daerah Madura viral lagi melakukan penggrebekan terhadap beberapa merk rokok ilegal.

BACA JUGA :  Kapolres Toba Bersama Team Waka Polda Sumatera Utara Mendampinggi Kabaharkam Polri Tinjau Lokasi Kesiapan Pengamanan dan Pembangunan Venue F1H20

 

Diantara dalam video tersebut yang nampak adalah rokok dengan merk HJS, Dhalil, Gucci, Dubai yang diduga berasal dari daerah Madura.

 

Rengga salah satu aktivis Pamekasan mengakui memang saat ini yang sering terkena grebekan dari Bea Cukai dari berbagai wilayah selalu ada merek rokok yang diduga dari Wilayah Madura.

BACA JUGA :  Pamekasan Progres Demo KPK RI, Terkait Dugaan Jual Beli Kios Pasar 17 Agustus

 

” Betul mas, secara tidak langsung seakan – akan Madura menjadi pusat produksi rokok ilegal terbesar, karena saya melihat setiap bea cukai dari berbagai daerah selalu muncul merek rokok yang kami duga itu dari wilayah Madura, parahnya lagi ini secara perlahan merusak citra Madura terhadap kabupaten – kabupaten lain, pasti mereka menganggap Madura ini adalah pusat rokok tanpa cukai “. Tegasnya

 

Tidak hanya itu Rengga menambahkan bahwa saat ini seakan – akan Madura menyebarkan benalu terhadap kota – kota lain di Indonesia, dan pastinya kota lain menilai pemberantasan rokok tanpa cukai di Wilayah Madura sangat lemah.

BACA JUGA :  Kapolsek Mutiara Timur Beserta Personel Gelar Jumat Curhat Di Gampong Meugit

 

” Pastilah Kota lain di Indonesia menganggapnya Bea Cukai Madura lemah dan tidak berhasil dalam melaksanakan tugasnya, untuk memberantas rokok ilegal dan sudah merugikan negara secara tidak langsung “. Tutup Rengga pada Media Online Cyberjatim.id

 

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *