Madura, Menyebar Benalu Terhadap Nama Baiknya Melalui Peredaran Rokok Tanpa Cukai
PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Maraknya rokok ilegal berkeliaran diberbagai daerah diseluruh Indonesia kerapkali menjadi incaran Bea Cukai dan bahkan petugas gabungan.
Sementara ini Kabupaten Pamekasan sebagai pusat terbesar diwilayah Madura produksi rokok seakan – akan membawa benalu dan menyebarluaskan bakteri buruk terhadap citra Pamekasan.
Pasalnya rokok ilegal yang sering muncul diberbagai media saat dilakukan penggrebelan oleh petugas gabungan selalu muncul produk yang diduga berasal dari Kabupaten Pamekasan.
Salah satu contohnya baru – baru ini petugas Bea dan Cukai serta Satpol PP dari luar daerah Madura viral lagi melakukan penggrebekan terhadap beberapa merk rokok ilegal.

Diantara dalam video tersebut yang nampak adalah rokok dengan merk HJS, Dhalil, Gucci, Dubai yang diduga berasal dari daerah Madura.
Rengga salah satu aktivis Pamekasan mengakui memang saat ini yang sering terkena grebekan dari Bea Cukai dari berbagai wilayah selalu ada merek rokok yang diduga dari Wilayah Madura.
” Betul mas, secara tidak langsung seakan – akan Madura menjadi pusat produksi rokok ilegal terbesar, karena saya melihat setiap bea cukai dari berbagai daerah selalu muncul merek rokok yang kami duga itu dari wilayah Madura, parahnya lagi ini secara perlahan merusak citra Madura terhadap kabupaten – kabupaten lain, pasti mereka menganggap Madura ini adalah pusat rokok tanpa cukai “. Tegasnya
Tidak hanya itu Rengga menambahkan bahwa saat ini seakan – akan Madura menyebarkan benalu terhadap kota – kota lain di Indonesia, dan pastinya kota lain menilai pemberantasan rokok tanpa cukai di Wilayah Madura sangat lemah.
” Pastilah Kota lain di Indonesia menganggapnya Bea Cukai Madura lemah dan tidak berhasil dalam melaksanakan tugasnya, untuk memberantas rokok ilegal dan sudah merugikan negara secara tidak langsung “. Tutup Rengga pada Media Online Cyberjatim.id
Red





