SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Luar Biasa ! Produksi Tangan Terampil Warga Pamekasan Go Internasional

PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Luar biasa, itulah yang pantas dihaturkan untuk salah satu warga Gagah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan.

Dari tangan terampilnya mampu membuat limbah sabut kelapa menjadi kerajinan tangan dan mampu menembus pasar internasional. Seperti halnya Belanda, Cina dan Korea Selatan.

Hasil produksi berupa Vas Bunga dan Sandal juga digandrungi oleh peminat lokal seperti tempat penginapan dan beberapa hotel di Jawa Timur.

BACA JUGA :  Ada Aksi Cukong di Belakang Para Calon Pemimpin

Demi nama baik dan mengangkat perekonomian Kabupaten Pamekasan itulah menjadi tujuan utama cak Ropet selaku pemilik usaha tersebut, dan juga guna mengangkat pengangguran didesa setempat.

Moh. Arifin Hanifi Pembina Kerajinan Serabut Kelapa menjelaskan bahwa hasil produksi ramah lingkungan tersebut sudah go Internasional.

“Permintaan kerajinan vas bunga dan sandal dari bahan serabut kelapa ini banyak dari luar negeri mas seperti malaysia, belanda, cina dan korea selatan,” kata Moh Arifin Hanifi, Pembina Kerajinan Serabut Kelapa.

BACA JUGA :  Dua Tokoh Terpopuler Caleg Dapil II Partai Demokrat Kabupaten Pamekasan

Bahkan Arifin menambahkan Produk kerajinan tersebut permintaannya tidak hanya dari pasar luar, melaikan juga banyak permintaan dari sejumlah tempat penginapan seperti hotel di Jawa timur.

“Hasil penjualan kerajinan vas bunga dan sandal dari serabut kelapa ini terus meningkat sejak bulan Septeber 2022 hingga Februari 2023 mencapai 70 persen,” terangnya.

BACA JUGA :  Fasilitasi Ratusan Anak Yatim Bermain Secara Gratis, Ini Jalan Menuju Wahana Putra Cahaya di Pasar Rakyat 2025 Pamekasan

Sementara untuk harga vas bunga dan sandal serabut kelapa ini cukup murah, mulai dari harga 15 ribu rupiah hingga 25 ribur rupiah sesuai dengan ukuran produk.

“Karyawan kami akhir tahun kemarin hanya 5 orang, kini awal 2023 sudah ada 15 orang. Kareawan kami warga sekitar yang tidak memiliki pekerjaan serta warga yang memiliki kebutuhan husus,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *