Jokowi Beri Restu Gibran Cawapres Prabowo, Dokter Tifa: Belum Pernah dalam Sejarah Negara Manapun Politik Sebarbar Ini
Jakarta CYBERJATIM.ID – Joko Widodo (JOKOWI ) Presiden Republik Indonesia menyatakan telah merestui putra Sulung nya, Gibran Rakabuming Raka untuk menjadi cawapres Prabowo Subianto.
Restu dari Jokowi itu pun mendapatkan kritikan keras dari pegiat media sosial, salahsatunya tweeter yg Sekarang (X) Dokter Tifa.
Dokter Tifa membagikan layar cuplikan berita terkait respons Jokowi terhadap penunjukkan Gibran sebagai cawapres Prabowo. Dalam pemberitaan itu, Presiden Jokowi mengaku sebagai orang tua hanya bisa merestui anaknya.
Presiden Jokowi Dodo yang mendukung Gibran Rakabuming Raka menjadi cawapres Prabowo itu membuat Dokter Tifa seperti emosi. Dokter Tifa blak-blakan menyebut bahwa cara politik Jokowi itu sudah barbar dan tidak bermoral.”menurutnya.
Dokter Tifa mengkritik tajam terkait Gibran maju sebagai cawapres 2024 ini turut mendapat perhatian warganet lain. Hingga berita ini dipublikasikan, cuitannya itu sudah dibaca 12 ribu kali dan mendapatkan beragam pendapat dari warganet.
Dari komentar warganet ,”Indonesia ibarat sebuah danau yang tenang, indah dan bersahabat, tapi ingat di bawahnya buaya-buaya siap menerkam dan berjuang mempertahankan wilayahnya. Sebagian buaya sudah paham siapa yang harus diterkam, sebagian besar lainya menerkam sesama buaya,” dalam komentarnya.
“Saya menduga dalang dari semua ini adalah Jokowi,” tuding warganet.
warganet mengkritik,”Setelah gagal menjegal pak Anies Baswedan jadi capres dan jalan terakhir dengan memasukkan anaknya ke cawapres. Ini membuka peluang dalam melakukan sulap saat perhitungan suara setelah pencoblosan nanti, skenario cari aman akan dilakukan apa saja masa bodoh dengan bangsa Indonesia,” kritiknya.
Lucunya lagi MPR dan DPR bungkam gak ada suaranya sama sekali, lebih baik bubar saja lembaga unfaedah,” kritik warganet yang lain.
“Dalangnya kelompok yang selalu di belakang layar, yang punya tujuan besar untuk merubah segalanya. Sistematis, masif dan terang-terangan dengan alat hukum,” kritik warganet lainnya.
Jangan berikan kekuasaan kepada orang yang sangat berambisi untuk berkuasa.
Dan jangan berikan kekuasaan kepada orang yang berpikir kekuasaan itu milik dia.
Orang pertama akan berpotensi menyalahgunakan kekuasaan.
Orang kedua akan berpikir seluruh rakyat adalah hamba sahayanya,”tulis @DokterTifa
Dan apabila memberikan kekuasaan kepada orang yang kurang berpengalaman, 50% sudah gagal diawal kekuasaan tersebut.
Semangat pagi semua..!!
😎,”jawab @BastianYonan
Kemudian warganet lainnya @TrubusNuryadi membalas cuitan @DokterTifa,”Kami memilih pemimpin yang mampu menghargai hasil pemikiran dan karya anak bangsa, kami bukan pemilih pemimpin yang merendahkan kemampuan anak bangsa.
Bersama menuju perubahan mewujudkan Indonesia negeri adil makmur sejahtera.
Aamiin…aamiin…aamiin🤲,”tulisnya





