Gegara Hal Ini !! Pemuda Fatuba,a Terlibat Adu Jotos
ATAMBUA, CYBERJATIM.ID – Sekelompok pemuda dua dusun yakni, dusun Halimea dan Weoan, Desa Fatuba’a, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu terlibat adu jotos, minggu 9 April 0223.
Akibat insiden pengeroyakan ini mengakibatkan salah seorang mengalami luka ringan dan kini sudah dirawat di RSUD Gabriel Manek Atambua.
Dalam insiden ini terjadi pada, minggu 9 April 2023 sekitar pukul 10.30 Wita waktu setempat.
Diketahui lokasi kejadian, pinggir jalan, Dusun Taeksoruk, Desa Fatuba’a, kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Berdasarkan laporan Polisi, LP/B/07/IV/2023/Spkt/Sektor Tastim/Polres Belu/Polda Ntt, tgl 09-04- 2023.
Anggota kepolisian dari Polsek Tasifeto Timur langsung dengan sigap turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan kondisi amukan masa susulan.
Berdasar laporan yang diterima Polsek Tasifeto Timur melalui Kasie Humas Polres Belu, IPTU I Ketut Karnawa, SH, menjelasian pada hari Minggu tanggal 09 April i 2023 sekitar pukul 10.30 wita .
Di Pinggir jalan ,Dusun Taeksoruk, Desa Fatubaa Kec. Tasifeto Timur,Kab Belu, terjadi sebuah pengeroyokan.
Dalam kejadian itu, Pelapor diketahui korban bernama GREFORIUS HALE (45), laki laki, Katholik, Petani, alamat rumah Dusun Oeoan, Desa Fatubaa, Kec. Tastim, Kab Belu.
Selain itu, terlapor bernama KARLUS SOARES, Cs Alamat Halimea, Dusun Halimea, Desa Fatubaa, Kec Tastim, Kab Belu.
” Saksi yang sudah diminta keterangan bernama YULIUS TAEK Alamat Taeksoruk, Desa Fatubaa, Kec Tastim,” tuturnya.
Berikut kronologis kejadian.
Pada hari Minggu tanggal 09 April 2023 pukul. 10.30 wita, korban (GREFORIUS HALE) yang saat itu duduk diatas motor hendak menjemput istrinya yang mengikuti misa di Gereja Taeksoruk.
Saat itu, Sambungnya, para pelaku (KARLUS SORARES) datang menghampiri korban dengan berkata ” Kamu yang tadi malam pukul saya punya anak,”.
Lalu korban menjawab ” kamu dengar dulu, saya cerita dulu kejadian tadi malam,”.
Namun saat itu, para pelaku tidak menghiraukan perkataan korban dan para pelaku secara bersama-sama memukul korban dengan menggunakan kayu dan juga tangan kosong yang mengenai bagian dahi, pipi dan kepala korban.
Dalam kasus pengeroyokan tersebut kini masih ditangai oleh kepolisian Polsek Tasifeto Timur.





