SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

“Gelar Demo” For-PAS Dukung Masyarakat Ladang Rimba.

Aceh Selatan-Cyberjatim.id. Masyarakat Gampong Ladang Rimba Kecamatan Trumon Tengah Kabupaten Aceh Selatan meggelar Demontrasi di Lintas Jalan Nasional Tapaktuan – Subulusalam tepatnya di Gampong Ladang Rimba pada hari ini senin dikatakan T.Sukandi kepada Cyberjatim.ìd [05/02/2024] siang.

Kaum Ibu-ibu itu dari Gampong Ladang Rimba mereka berasal dari tiga Dusun, Dusun Kedei, Dusun Ujong Padang dan Dusun Blang Dalam Kecamatan Trumon.

Demontrasi di Jalan Nasional Trumon Tengah Kabupaten Aceh Selatan itu, dikarenakan masyarakat minta pada Pemda mesti mengembalikan aliran Sungai SMP (Sungai yang mengaliri Desa Ladang Rimba) seperti Sedia Kala (seperti semula pasca banjir bandang Trumon).

BACA JUGA :  Tomas Dan Pemuda Buket Gadeng Nyatakan Sikap Menangkan Ali Basyah Alias Irhafa Manaf [PA] Menuju Parlemen.

Pasca Banjir Bandang di Trumon Raya Pemda berinisiatif membuat Tanggul darurat (sementara) yang sifatnya protek saja.

Tanggul darurat ini di buat dengan menutup sementara aliran sungai SMP (Sungai desa ladang rimba) dan megalihkan aliran sungai tersebut ke sungai Dusun Blang Dalam.

BACA JUGA :  Manasik Haji Paud di Kecamatan Karang Tengah Cianjur

Akibat dari tanggul sementara ini membuat Dusun Kedei dan Dusun Blang Padang terselamatkan dari banjir.

Akan tetapi dampak buruknya Dusun Blang Dalam terendam banjir di karenakan badan Sungai Blang Dalam tidak mampu lagi menampung debit air yang mengalir dari sungai SMP yang d alihkan tersebut yang akibatnya Dusun Blang Dalam Tergenang Air.

BACA JUGA :  Bupati Tgk Amran Hadiri Acara Peringatan 1 Muharram 1445 H Di Kecamatan Sawang.

Dilema Lain Bila di kembalikan Aliran Sungai SMP (Sungai Ladang Rimba ini ke posisi Semula maka Dusun Kedei dan Dusun Blang Padang yang akan menerima Banjir genangan itu.

Solusi yang dapat saya tawarkan adalah BPPD, Camat, Kepala Desa dan perwakilan ke tiga Dusun duduk besama untuk mencari jalan terbaik dari di dilema Simalakama ini pungkas aktivis dan Koordinator For-PAS T.Sukandi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *