Dukung Penegak Hukum Tuntaskan Kasus Hibah di Wilayah Jawa Timur

Surabaya, Cyberjatim.id,- Persoalan Dana Hibah terus menjadi buah bibir di Kabupaten Kota Jawa Timur, ntah itu masalah penyelewengan anggaran bahkan dugaan hibah fiktif. Kamis (12/05/22)

Dilansir dari berita sebelumnya hal tersebut diperkuat oleh pernyataan PU Bina Marga yang seolah pengalokasian dana hibah ini asal -asalan tanpa adanya pengawasan dari Instansi terkait.

Seringkali juga menumpuk disalah satu Desa dengan anggaran yang sangat fantastis, sehingga sangat berpotensi adanya penyelewengan ataupun korupsi oleh oknum dengan motif berbeda – beda dilapangan.

BACA JUGA :  Demo di Pamekasan, Pantaskah Dapat Rekor Muri ?

Tidak hanya itu beberapa gerakan seringkali bermunculan diwilayah hukum jawa timur, bahkan sampai pada Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) RI guna melakukan pemeriksaan atas dugaan kasus dana hibah tersebut.

BACA JUGA :  PDIP Bagi - Bagi Minyak Goreng, Nitizen : Kelangkaan Itu By Design

Diketahui pada tahun 2022 ini ditengah gencarnya kasus dana hibah Peovinsi, Jawa Timur salah satu Instansi melakukan sosialisasi kepada pokmas sekitar 4.800 lebih paket bantuan dan dalam proses NPHD yang selanjutnya menuju pencairan.

Dari hal tersebut perlu adanya penindakan ekstra dari aparat hukum termasuk Polda Jatim, agar segera menuntaskan kasus – kasus tersebut.

BACA JUGA :  Launching IAI-MU dan Muskub III PPMU Panyeppen, Kepolisian Turun Langsung Bagikan Masker dan Hand Sanitizer

Agar menjadi efek jera serta meminimalisir permainan mafia hibah dilapangan.

Sehingga program pemerintah melalui dana hibah kedepannya betul – betul mampu dinikmati oleh masyarakat terutama persoalan peningkatan insfratruktur.

Sementara berita ini dinaikkan, tim cyberjatim.id belum mendaptkan keterangan resmi dari polda jatim dan pihak terkait mengenai perkembangan dari surat tersebut.

Red