SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Diduga Pungli Rp60 Juta, Rekrutmen Tenaga Magang RSUD Muhammad Noer Didemo Berat

PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Terendus dugaan adanya pungutan liar ( Pungli ) pada rekrutmen tenaga magang di Rumah Sakit Umum ( RSU ) Mohammad Noer, Jalan Bonorogo, Kabupaten Pamekasan, Barisan Elemen Rakyat ( Berat ) gelar aksi didepan Kantor Badan Koordinasi Wilayah ( Bakorwil ) Jawa Timur. Kamis ( 6/10/2023 ).

 

Diduga terjadinya pungli tersebut berdasarkan dalam pelaksanaannya tidak ada pemberitahuan atau pengumuman baik offline maupun online kepada masyarakat ( secara terbuka ).

 

Namun, kemudian tiba – tiba saat ini sudah ada sekitar 41 orang yang diterima yang kemudian mencuat isu diduga adanya mahar sebesar Rp60 juta.

BACA JUGA :  Sebanyak 1.772 KPM Warga Desa Sukamanah Dapatkan Bantuan Beras Cadangan Pangan Tahap 3

 

“Kami meminta siapapun yang bermain di RSU Mohammad Noer untuk diberhentikan dengan tidak hormat karena sudah menyalahi aturan, dan diduga melakukan tindakan pidana yang semestinya tidak dilakukan” . Tegas Miftah dalam orasinya.

 

Selain itu, Miftah selaku ketua umum Barisan Elemen Rakyat ( Berat ) mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar, dan akan dilakukan di kantor Dinas Kesehatan ( Dinkes ) Jawa Timur.

BACA JUGA :  Ikuti Penanaman Serentak, Kodim 0107/Aceh Selatan Kembali Tanam Mangrove di Pasi Raja

 

” Jika hari ini tidak membuahkan hasil, maka kami akan melakukan aksi yang lebih besar ke Dinas Kesehatan Jawa Timur “. Tambahnya

 

Sementara itu, menanggapi apa yang menjadi pernyataan para peserta aksi, Iwan perwakikan RSUD Mohammad Noer mengatakan bahwa pihaknya memiliki kebijakan sendiri dalam melakukan rekrutmen tenaga yang sifatnya masih magang.

BACA JUGA :  Tim On-site Monitoring Rehabilitasi Tinjau Pelaksanaan Rehabilitasi Bagi WBP Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan

 

“Masuknya tenaga magang merupakan kebijakan RSU langsung karena sifatnya magang bukan pegawai tetap. Kami juga tidak pernah menerima uang sedikit pun, malahan RSU memberikan uang transportasi untuk tenaga magang,” jelasnya.

Directur Mohammad Noer saat dikonfirmasi pihaknya mengatakan bahwa saat ini sedang Diklatim II di Surabaya.

“Mohon maaf saya sedang Diklatpim II mulai minggu lalu sampai minggu depan di Surabaya “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *