Cawabup Pamekasan Diduga Masuk Pusaran Korupsi PT Wus, Baisuni : Masyarakat Harus Jeli dan Selektif
PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,-<span;> Mantan aktifis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI ) Baisuni mengkritisi pencalonan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Pamekasan Taufadi.
Sony Lanyala sapaan akrabnya mengatakan bahwa Taufadi tidak layak memimpin Kabupaten Pamekasan, lantaran pernah tersandung kasus dugaan tindak pidana Korupsi PT Wus sebuah Badan Usaha Milik Daerah ( BUMD ) pemerintah Kabupaten Sumenep.
Penahanan Taufadi dititip di Rutan Kelas I Medaeng. Diduga, ada dana PI Rp 510.658.500 yang tidak dilaporkan oleh Taufadi sebagai kepala divisi keuangan PT WUS.
“Kami jujur sangat keberatan kalau Taufadi mencalonkan diri sebagai wakil Bupati Pamekasan. Karena dia adalah mantan narapidana, selain itu yang menjadi trauma kami, perbuatannya akan terulang. ” Ungkapnya
Selain itu Sony juga menolak keras calon Pemimpin yang dinilai cacat hukum, dan pernah menjadi mantan Koruptor, karena ditakutkan perbuatannya akan terulang kembali.
“Masyarakat Pamekasan harus peka dalam memilih calon. Kalau ada calon pemimpin yang sebelumnya sudah menjadi mantan koruptor bisa ada kemungkinan dia mengulanginya, kita dalam memilih pemimpin tidak boleh terkecoh dengan penampilan luarnya saja, harus flashback melihat latar belakang dan prestasi apa yang ia capai sebelumnya.”. Jelasnya.
Lanjutnya, ia meminta kepada masyarakat dan tokoh harus kompak mencari pemimpin yang betul -betul bisa membangun Pamekasan lebih baik.
“ Mari cari pemimpin yang betul-betul bersih, jujur dan mau membangun Pamekasan yang lebih baik, masyarakat harus peka dan jeli serta selektif dalam memilih pemimpin, dan melihat track recordnya, saya pribadi tidak menginginkan nama baik Pamekasan tercoreng “. Tukasnya.





