SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Lepas Konvoi Ratusan Pik Up Tembakau, Sultan Madura H Her Tantang Presiden Rembuk Masalah Kesejahteraan Petani

H. Her sultan Madura lepas peserta konvoi pik up tembakau, dari gudang induk Bawang Mas Group menuju Suramadu.

PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Suara lantang kembali disuarakan CEO Bawang Mas, Haji Her, saat melepas konvoi ratusan petani tembakau bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, Sabtu (17/8/2025).

 

Di hadapan ribuan peserta, ia mengingatkan Presiden agar tidak salah mendengar masukan terkait kebijakan tembakau. Menurutnya, selama ini banyak pihak yang justru merugikan petani.

 

“Mudah-mudahan Presiden mendengar. Kalau mau mensejahterakan petani seluruh Indonesia, mari berembuk dengan saya. Jangan cuma dengarkan bangsat-bangsat itu,” tegas Haji Her dengan nada keras.

BACA JUGA :  Bupati Pamekasan Penuhi Janji, Hadiah Umroh Untuk Pemenang MTQ 2021

 

Acara dimulai dengan upacara bendera bersama petani sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa pahlawan. Setelah itu, konvoi dengan sekitar 120 mobil pickup bergerak menuju Jembatan Suramadu, sebagai simbol perlawanan sekaligus penghargaan terhadap petani tembakau.

 

Haji Her menegaskan, konvoi ini bukan sekadar pawai. Ada pesan besar di baliknya: mengingatkan bahwa tembakau adalah penopang penting perekonomian bangsa.

BACA JUGA :  New Office PT SSI Diresmikan, Subaidi : Kami Akan Bangun Sistem CC-Pay dan CC-Gold

 

“Ada 10 sampai 15 juta jiwa di Indonesia yang hidup dari tembakau. Jangan dipandang sebelah mata,” katanya.

 

Menurutnya, gerakan yang digalang bersama ulama dan lebih dari 350 pondok pesantren selama tiga tahun terakhir mulai membuahkan hasil. Banyak petani kini bisa menyekolahkan anak, membangun rumah, dan hidup lebih layak.

 

Ia juga mengutip pesan KH Muhammad Rofi Baidowi, Pengasuh Pondok Pesantren Al Hamidy Banyuanyar, yang menyerukan agar harga tembakau terus diangkat dan petani tidak lagi terjajah oleh kebijakan yang timpang.

BACA JUGA :  Doa Bersama Iringi Kepulangan H. Her dari KPK, Ribuan Warga Antusias Beri Dukungan

 

Meski ada kemajuan, perjuangan masih jauh dari kata selesai. Konvoi ini, kata Haji Her, adalah simbol perlawanan sekaligus seruan agar negara hadir nyata.

 

“Petani tembakau sering diperlakukan tidak adil. Kalau Presiden benar-benar ingin mensejahterakan rakyatnya, rembuklah dengan kami, bukan dengan bangsat-bangsat itu,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *