SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Total 13.721 Jiwa Terdampak Banjir di Pamekasan, Khafifah : Ekskavator Kami Siagakan

Gubernur Jawa Timur, Khafifah Indar Parawansa tinjau langsung Dapur Umum, untuk warga terdampak banjir di Pamekasan

PAMEKASAN, Cyberjatim.id,- Gubernur Jawa Timur Khafifah Indar Parawansa meninjau lokasi banjir di sejumlah titik di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Rabu ( 2/3/2022 )

Lokasi yang di kinjungi Gubernur antara lain tempat pengungsian korban banjir di rumah Dinas Wakil Bupati Pamekasan, Pondok Pesantren Nasrul Ulum Bagandan, Desa Sumedangan dan dapur mmum Kecamatan Kota Pamekasan.

“Saat ini dua pompa air kita gunakan guna mengalirkan genangan air ke sungai. Selain itu satu unit ekskavator disiagakan untuk membersihkan dan mengevakuasi material sisa banjir. Ekskavator tersebut juga difungsikan untuk mengeruk sedimentasi yang terjadi di sungai,” kata Gubernur.

BACA JUGA :  Harus Mampu Tunjukkan Sikap Profesionalisme, Lulusan FKM UNMUHA di Yudisium

Diketahui akibat deras hujan sejak selasa (1/3) dini hari menyebabkan sungai kali kloang dan kali semajid meluap, sehingga ruas jalan protokol terendam banjir.

Daerah terdampak banjir diantaranya Kelurahan Jungcangcang, Parteker,Kolpajung, Patemon, Gladak Anyar, Kangenan, Barurambat Kota dan Desa Sumeddangan sekitar 6.329 kepala keluarga ( KK ) terdampak.

BACA JUGA :  Kapolsek Palengaan Bagikan Masker Gratis ke Siswa SD, Ajak Guru Ikut Andil Cegah Penularan Covid-19

Sementara dapur umum yang didrikan di Kecamatan Kota Kabupaten Pamekasan menyediakan 1.500 bungkus paket makanan yang dibagi menjadi 3 sesi yakni 500 pagi, 500 siang dan 500 malam.

Sementara itu Ketua Forum Camat yang diwakili oleh Camat Kota Pamekasan Rachmad Suroso menyampaikan bahwasanya masyarakat terdampak sebanyak 4.612 Kk atau 10.371 jiwa ditambah 6 Desa di Kecamatan Pademawu dan diperkirakan 1 Kelurahan 3.500.

BACA JUGA :  Sejumlah Instansi di Pamekasan Gotong Royong Bedah Rumah Pak Nito

“Jumlah masyarakat terdampak di Pamekasan sebanyak 4.612 KK atau 10.371 jiwa. Sementara di desa Pademawu ada 6 desa dan 1 kelurahan rata-rata 3.500 jiwa. Jadi total ada 13.721 jiwa. Kami berupaya untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Apalagi dukungan dari Pemprov Jatim semakin menguatkan kami membantu masyarakat terdampak,” . Tambah Rahmad kepada Media

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *