SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Usai Tutup PR Daun Mulia Sampang, Kepala BC Madura yang Baru Terlihat Gemetar Saat Temui Ratusan Massa

PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Kepala Bea Cukai Madura Syahirul Alim, seakan menyisakan benalu, sehingga Novian Dermawan Kepala Bea Cukai Madura yang baru menjabat harus menghadapi aksi dari ribuan massa se Madura.

 

Ditengah kondisi perusahaan yang menurut informasi tidak baik-baik saja, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Madura yang terletak di Kabupaten Pamekasan harus menanggung resiko atas dugaan perbuatan oknum-oknum bawahannya.

BACA JUGA :  Lapis Kukus Pahlawan Pamekasan, Promo Kemerdekaan Beli 1 Gratis 1, Cek Syaratnya !

 

Dari orasi yang dilontarkan okeh massa aksi, terdapat beberapa dugaan beberapa pelanggaran yang kini layak menjadi evaluasi besar-besaran oleh sang pemimpin.

 

Novian Dermawan didepan hadapan massa aksi, dalam kondisi grogi dan gemetaran, menyatakan bahwa misinya sama dengan petani, ia juga berkomitmen untuk meningkatkan pendapatan dan membuka lapangan pekerjaan.

 

“Misi saya sama dengan misi kaum petani, yaitu meningkatkan pendapatan masyarakat Madura, meningkatkan kesejahteraan masyarakat Madura, caranya dengan apa ? Tingkatkan pendapatan dan buka lapangan pekerjaan, kami disini sudah membangun pabrik-pabrik baru, sebanyak 273 pabrik. Artinya makin banyak pabrik rokok dibuka, makin banyak penyerapan tenaga kerja, makin kurang pengangguran”. Tegas Novian

BACA JUGA :  WAAWW Kenapa Bisa Sampai Seperti itu Yaahh...? Inspektorat Mendesak Untuk Pembongkaran Toilet Umum, PD PHJ Siantar Ngaku sedang Dikaji

 

Ia juga menyebutkan, bahwa dengan berkurangnya pengangguran secara otomatis angka kriminalitas akan berkurang, termasuk masalah adanya isu upeti pihaknya akan mengajak untuk perbaiki secara bersama-sama.

BACA JUGA :  Tingkatkan Kesadaran Hukum di Desa, Pengadilan Negeri Atambua Gelar Hakim Masuk Desa

 

” Kalau pengangguran sudah berkurang, masyarakat sudah bekerja otomatis angka kriminalitas akan berkurang, soal upeti soal setoran mari kita perbaiki bersama-sama”. Tuturnya

 

Akan tetapi, pernyataannya berseberangan dengan kondisi dilapangan. Karena sebelumnya pihak Bea Cukai Madura melakukan penyegelan terhadap mesin produksi milik PR Daun Mulia, yang beralamatkan di Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Sampang, tersebut belum memiliki izin.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *