Kabar Gembira ! CV Jawara International Jaya, Siap Mengganti Kerugian PKL Atas Ulah Oknum.
PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Sempat kisruh terkait dugaan penarikan iuran untuk pembuatan legalitas Pedagang Kaki Lima (PKL) yang akan dibentuk sebuah paguyuban dengan nama “Central PKL Arek Lancor Bersama” sudah teratasi. Rabu (22/1/25)
Pasalnya, sejumlah PKL bersamaan dengan penertiban yang dilakukan tim penataan gabungan, meminta haknya kembali yakni uang sumbangan atau iuran dengan alasan untuk pengurusan notaris paguyuban. Bahkan menurut informasi hal tersebut sering dilakukan dengan nominal yang berbeda, khususnya bagi pedagang buah.
Selain sudah dilakukan mediasi oleh pihak pemerintah, PKL yang merasa dirugikan akan diberikan uang ganti oleh salah satu pengusaha rokok ternama di Kabupaten Pamekasan.
Marsuto Alfianto, Directur utama CV Jawara International Jaya menyampaikan, apabila PKL ada yang merasa dirugikan atas ulah oknum tersebut, ia siap mengganti dan bahkan juga akan menggelar even di Food Colony.
“Apabila ada yang dirugikan atas kelakuan oknum, baik berupa uang, iuran dan lain-lain, yang dikeluarkan PKL atas ulah oknum tersebut, nanti tolong semuanya didata, siapa-siapa yang merasa dirugikan, nanti semuanya akan saya ganti. Dan untuk selanjut CV Jawara International Jaya akan menyelenggarakan even ditempat tersebut, mudah-mudah memberikan dampak yang baik untuk mencari rezeki bagi para PKL”. Tegasnya
Tidak hanya itu, Alfian sapaan akrabnya mengucapkan banyak terima kasih kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) karena sudah pindah pada tempat yang sudah disediakan oleh Pemerintah.
” Kepada semua Pedagang Kaki Lima (PKL) yang terimbas dari pemindahan dari Arek Lancor, saya pribadi mengucapkan banyak terima kasih atas niat baiknya yang telah pindah dari tempat tersebut ke tempat yang lainnya”. Tambah Alfian dengan ciri khas topi koboinya.
Terkahir ia menyampaikan bahwa, pihaknya sudah seringkali mengatakan kalau PKL ada yang menunggangi, karena menurutnya PKL tidak mungkin bertahan sampai saat ini.
“Saya sering bilang PKL ini ada yang menunggangi, diantaranya malah diminta sumbangan, iuran dan lain – lain. Karena tidak mungkin PKL bisa bertahan kalau tidak ada yang menunggangi atau tidak menarik iuran-iuran . Maka dari itu saya yakin PKL orang baik, mudah-mudahan rezekinya setelah pindah dari Arek Lancor rezekinya tambah baik, sehat badannya kemudian ditambahkan rezekinya”. Tutupnya





