SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Biadab!!! ,”Baru Satu Bulan Beroperasi Tempat Aborsi di Kemayoran Sudah Gugurkan 50 Kandungan Wanita.

Kepala Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Komarudin (foto/Sawijan)

Jakarta, CYBERJATIM.ID –Meski baru Satu Bulan beroperasi, lokasi praktik aborsi ilegal di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, yang baru digerebek polisi, ternyata sudah melayani 50 wanita.

 

Hasil pengakuan sementara pelaku bahwa selama kurun waktu satu bulan, sudah kurang lebih sekitar 50-an wanita yang sudah menggugurkan kandungan di sini melakukan aborsi,” ujar Kepala Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Komarudin kepada wartawan,pada Rabu, 28/6/2023.

BACA JUGA :  Sigap, Jajaran Polsek Cugenang Bersihkan muntahan Material Tanah Menutupi Jalan

 

Besaran Tarif yang dipatok sebesar Rp2,5 juta sampai Rp8 juta, tergantung usia dari pasien tersebut. Semua janin yang diaborsi selalu dibuang ke kloset yang mereka sediakan di sana. Polisi meminta bantuan tim kedokteran forensik guna mencari barang bukti janin yang dibuang.

 

Di dalam ada dua kamar, satu kamar tindakan, satu kamar istirahat, dan satu tempat pembuangan janin-janin yang setelah dilakukan tindakan, atau disedot oleh para pelaku, dibuang ke dalam kloset,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Asyik Asyik Joss ! Dua Sejoli Bercumbu Mesra di Stadion Gelora Ratu Pamellingan

 

Di ketahui,”Tempat praktik aborsi ilegal di JAKARTA kembali digerebek polisi. Lokasinya di sebuah rumah kontrakan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Polisi mencokok beberapa pelaku dan pasien.

 

Di informasikan dari masyarakat bahwa ada aktivitas yang sangat mencurigakan dari seorang warga baru yang diduga baru kurang lebih sekitar satu bulan atau satu bulan setengah mengontrak di tempat ini dan aktivitasnya sangat tertutup,” kata Komarudin.

BACA JUGA :  Niat Baik Pemiliknya, Pondok Mesum Gunker Dirobohkan

 

Sebanyak tujuh orang ditangkap, antara lain berinisial SN dan NA selaku eksekutor yang menggugurkan janin bayi, SM selaku sopir yang mengantar jemput calon pelanggan, empat wanita yang merupakan pasien aborsi. Keempat pasien berinisial J, AS, dan RV, yang baru menjalani aborsi, juga IT yang belum sempat menjalani aborsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *