SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Waduh, Diduga Ada Salah Satu Perusahaan Membakar Limbah, Sehingga Masyarakat Sesak Nafas

Bekasi, CYBERJATIM.ID – Pembakaran dan pemusnahan limbah di Duga berasal dari PT Hijau Lestari Di Desa Wening Galih kecamatan Jonggol menuai protes warga Desa Sirnajati Kecamatan Cibarusah kabupaten Bekasi pada kamis malam (22/6/2021).

Meski keberadaan perusahaan PT Hijau Lestari berada di wilayah Kabupaten Bogor tapi pencemaran udara sangat di rasakan oleh warga Desa Sirnajati kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi, pasal nya perusahan tersebut letak nya tepat berada di perbatasan antara kabupaten Bogor Dengan kabupaten Bekasi bagian Selatan, dan udara yang berhembus dari selatan ke utara menerpa langsung beberapa dusun di desa Sirnajati.

Dok: Cyberjatim.id

Menurut warga khusus nya warga Perumahan Sinar bakti ll, kampng Cigoong dan Cijati Lebak yang bertepatan langsung dengan perbatasan sangat merasakan dampak pencemaran udara tersebut.

BACA JUGA :  Kurangnya Perhatian, Jalan Menuju Rumah Dinas Wali Kota Pematang Siantar Kembali Rusak dan Berlubang, Warga dan Pengendara Resah

Bang Jaka kerap di sapa bang Jack mengungkapkan kekhawatiran nya pada awak media,” Dampak pencemaran udara ini sudah tercium beberapa bulan terakhir ini, bahkan semangkin kemari semangkin menjadi,” ujar jack.

“Bahkan kami sudah coba bernegosiasi dengan pihak perusahaan namun jawaban dari perusahaan mengatakan bahwa asap yang di timbulkan sudah melalui test uji emisi, tapi apa nyata nya? Malah semangkin hari semangkin menyengat,”terang Jack.

“Aksi kami malam ini satu pun tidak ada yang mengomandoi, spontanitas warga yang merasakan bau yang menyengat dan tentu nya kami juga khawatir dengan gangguan kesehatan juga keselamatan kelak anak anak kami juga kami semua,” pungkas jack.

BACA JUGA :  PEDULI LINGKUNGAN SAT BRIMOB POLDA JABAR MEMBERSIHKAN SAMPAH

Sementara dari aparatur desa di wakili anggota BPD Bung Sahlan,” saya bukan hanya mendapat aduan dari masyarakat bahkan saya merasakan sendiri bau dari pencemaran udara ini,” ujar nya.

“Saya berharap bagi warga semua untuk sementara bisa menahan diri supaya tidak untuk datang bersama ke perusahaan, biar kami BPD, kepala Dusun (Kadus) juga Babinsa dan babin kamtibmas untuk bernegosiasi dengan perusahaan tersebut, dan di jembatani antar Polsek Cibarusah dan Polsek Jonggol Bogor,” pungkas nya.

Warga perum Sinar Bakti ll ibu Ika mengatakan” gejala yang di timbulkan oleh pencemaran ini selain sesak napas dan Batuk batuk, semenjak ada aroma ini, semua warga merasakan gatal gatal di seluruh tubuh, padahal sebelum nya udara Cibarusah ini sangat asri dan tidak pernah kami merasakan keluhan seperti ini,” ujar Ika.

BACA JUGA :  Bawaslu Maluku Gelar Rakor Pengawasan Pentarlih, Pj Bupati SB: Pemda Juga Miliki Peran Penting Melalui Disdukcapil

“Saya berharap bagi Aparat Penegak Hukum (APH) segera menangani permasalahan ini sebelum ini akan menjadi racun bagi kita semua, kami tidak melarang pengusaha untuk berusaha di wilayah tapi dengan catatan jangan racuni kami dengan Limbah anda,” pungkas nya.

Di tempat terpisah saat di konfirmasi awak media Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor mengatakan akan turun ke lapangan dan belum bisa menyimpulkan apa yang menjadi pertanyaan awak media.

Muhamad Mahdi (BEN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *