SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Kota Ambon, Ini Harapan Polwan Maluku

MALUKU, CYBERJATIM.ID, – Personil Polwan Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Maluku, menggelar kegiatan trauma healing kepada korban kebakaran di Jalan Pala, Kota Ambon.

Kegiatan yang bertujuan untuk mengurangi rasa trauma, khususnya anak-anak ini dilakukan di lokasi pengungsian korban kebakaran di Pasar Gotong Royong Ambon, Jumat (19/5/2023) sore.

Trauma healing turut dihadiri langsung oleh Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol Bony J.S. Sirait. Ia didampingi Kabagpsikologi Biro SDM AKBP Deny R. Laksmana, selaku Ketua Pelaksana Kegiatan dan Kasubbagpsipers Bagpsikologi Biro SDM Kompol Thukul Dwi Handayani.

BACA JUGA :  Perubahan Iklim Dinilai Tidak Hanya Menimbulkan Ancaman Fisik, Juga Berpotensi Mengancam Asasi Manusia

“Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan bantuan berupa bantuan moriil (dukungan dan motivasi) kepada para korban kebakaran yang mengalami trauma,” kata kata Bony J.S. Sirait.

Selain memberikan bantuan trauma healing untuk menghilangkan rasa trauma korban kebakaran, khususnya anak-anak, personil Polwan juga memberikan bantuan makanan.

BACA JUGA :  Serentak se-Jatim, Polres Pamekasan Lakukan Penyekatan Mudik di Perbatasan, Beberapa Kendaraan Diminta Putar Balik

“Kami juga memberikan bantuan berupa makanan kepada korban kebakaran yang sementara berada di tenda pengungsian,” kata dia.

Pihaknya, lanjut Sirait, juga senantiasa melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk bekerja sama dalam penyaluran bantuan berupa pakaian layak pakai dan tempat tinggal untuk para korban kebakaran.

BACA JUGA :  Pulang Kampung Makan Sahur Bareng Keluarga, Warga SBB Padati Pelabuhan Tahoku, Malteng

“Kami berharap bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat dan mengurangi rasa trauma dan beban yang dialami korban kebakaran,” harapnya.

Selain itu, pihaknya juga memberikan edukasi pencegahan kekerasan seksual pada anak-anak di bawah umur. Ini dilakukan dengan cara mengajarkan lagu “Menjaga Diri” agar anak-anak dapat lebih mawas diri dan tidak mudah menjadi korban pelecehan seksual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *