Rektor UNIRA Sambut Baik Audiensi BEM-U dan DPM-U, Ini Lima Poin Pentingnya
PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID – Poin-poin yang dibawa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM-U) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM-U) Universitas Madura melalui forum audiensi bersama jajaran Rektorat (Rektor, Warek I,II,III, dan LPPM) di disposisi sepenuhnya.
Bertempat di ruangan Warek II pelaksanaan audiensi berjalan dengan lancar dan khidmat serta di respons positif oleh jajaran rektorat
“Saya berterimakasih kepada teman-teman Ormawa yang dimotori oleh Presiden Mahasiswa dan Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa, karena masih mengedepankan forum diskusi” Tukas Ghazali, Rektor Unira.
Ia juga menambahkan, bahwa semua kritik dan saran dari semua Mahasiswa merupakan spirit bagi kami dalam memajukan kampus yang berslogan Pilihan Bijak Masa Depan.
“Kami sangat terbuka dengan saran, kritik, dan masukan yang konstruktif dari teman-teman Mahasiswa. Karenanya, kampus tercinta ini dapat berakselerasi lebih produktif lagi kedepannya. Imbuhnya
Ada lima poin aspirasi yang dibawa oleh BEM & DPM Universitas Madura, diantaranya:
1. Pembayaran Uang Operasional KKN oleh mahasiswa KIP kuliah
2. Kejelasan Retribusi MBKM
3. Fasilitas kampus yang perlu diperbaharui (Proyektor, Renovasi Lapangan, dan Tempat Parkir)
4. Dugaan oknum dosen yang memonopoli Karya Tulis Mahasiswa
5. Klinik PSDM
Kelima poin ini, dijabarkan secara lugas oleh Muchtar Presiden Mahasiswa Universitas Madura.
“Bahwa kelima poin yang kami bawa ini, berangkat atas dasar serap aspirasi dan konsolidasi akbar yang dilakukan oleh BEM-U bersama DPM-U beberapa hari yang lalu” Ucapnya
Ia juga berharap, semua poin dan diskusi yang diselenggarakan dapat melahirkan publik policy yang penuh dengan pertimbangan
“Jalur ini ditempuh sebagai langkah nyata kami, sebagai pihak yang diberikan mandat oleh Mahasiswa” tegasnya
Lebih lanjut Ia menambahkan, hasil dari audiensi nya;
“Alhamdulillah, poin-poin yang kami bawa semuanya di disposisi dan akan ditindaklanjuti dalam waktu dekat, diantara meliputi: Pertama, Pembayaran Uang Operasional KKN bagi Mahasiswa KIP KULIAH yang semula berbayar, digratiskan oleh Rektor. Kedua, berkenaan dengan fasilitas kampus yang sudah tidak layak pakai akan diperbaharui, salah satunya; Proyektor yang sudah tidak layak pakai, penertiban Tempat Parkir Mahasiswa dan Renovasi Lapangan Olahraga yang dikelola oleh UKOR. Ketiga, Klinik PSDM yang akan diselaraskan kedepannya, sebagai tempat memupuk diri bagi mahasiswa yang ingin mengikuti perlombaan. Keempat, Retribusi MBKM yang akan dibuatkan pagunya dalam waktu dekat. Kelima, berkenaan dengan oknum dosen yang memonopoli Karya Tulis Ilmiah akan ditindaklanjuti dalam waktu dekat.” Imbuhnya
Turut mengapresiasi, Wail ketua DPM-U Universitas Madura atas keterbukaan pihak rektorat pada pelaksanaan Audiensi
“Saya turut mengapresiasi atas keterbukaan dan respons baik dari pihak Universitas Madura, terkait dengan persoalan yang menjadi keresahan Mahasiswa” tukasnya
Adapun berkenaan dengan mahasiswa KIP kuliah yang sudah membayar uang operasional KKN, bisa diminta kembali kepada pihak BAU.
“Sebagaimana disampaikan oleh Bapak Rektor, bagi mahasiswa KIP kuliah yang akan melaksanakan KKN dan sudah terlanjur membayar, bisa mengajukan pengembalian di BAU dengan membawa bukti pembayarannya,” Imbuhnya.





