SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Polisi Terus Lakukan Pengejaran, Aksi Wanita Bercadar Pamer Kelamin di Kebun Teh Bandung

Bandung, CYBERJATIM.ID – Video tak senonoh yang dilakukan wanita bercadar di salah satu objek wisata perkebunan teh di wilayah Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat viral di media sosial.

Dilihat pada video berdurasi 46 detik memperlihatkan seorang perempuan bercadar warna hitam tengah duduk diatas sebuah batu besar di kelilingi hamparan kebun teh.

Lalu kemudian, wanita bercadar itu memegang bagian sensitif dan meremasnya, terlihat satu orang diantaranya (terduga pelaku) mengabadikan dengan ponsel genggam milik pribadinya.

BACA JUGA :  PT.QL TRIMITRA Kertamukti Mengadakan Gebyar Vaksin Covid-19 

Dalam video juga terlihat di belakangnya terdapat aktivitas kendaraan yang berlalu lalang seperti biasa. Usut punya usut, perempuan tersebut melakukan aksinya pada siang hari.

Tak hanya itu terlihat pula dibelakang terdapat pasangan muda-mudi tengah bersuwa foto. aksi mesum kembali dipertontonkan di area bagian sensitifnya dan wanita tersebut sesekali melihat kebawah.

Menanggapi hal ini, Polresta Bandung terus lakukan penyelidikan terkait beredarnya video senonoh yang dilakukan wanita bercadar di salah satu objek wisata perkebunan teh di wilayah Ciwidey.

BACA JUGA :  Tanpa Perantara dan Pengepul, Relawan Puan Maharani Bagikan Sembako ke Petani Pamekasan

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, pihaknya telah melakukan memonitor dengan beredarnya video viral, dimana seorang wanita bercadar tersebut melakukan tindakan tak senonoh sambil memvideokan.

Sudah dua hari ini sejak tanggal 3 Mei 2023, ada video viral dimana ada perempuan dengan menggunakan cadar di seputaran TKP Ciwidey itu melakukan tindakan tidak senonoh dan divideokan dan diviralkan,” kata Kusworo dilansir dari topjabar Jumat, 5 Mei 2023.

BACA JUGA :  Cong Wahyu Gelar Konser Mini Band Indie, Dihadiri Wakil Bupati Pamekasan

Kusworo menambahkan, dengan beredarnya video tak senonoh tersebut, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada dua orang termasuk penyebar terakhir dari video pendek berdurasi 17 detik itu.

“Sementara ini kami sudah melangkah dari penyebar terakhir, sudah kami runtut sampai dengan ke si pelaku,” ujarnya.

“Hanya saja masih baru dua tahap ini sampai kepada masyarakat, masih kami telusuri siapa yang melakukan perbuatan tersebut dan siapa yang pertama kali menyebarkan,” pungkasnya

Muhamad Mahdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *