SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

PKKBN Program STUNTING di Laksanakan di Desa Cirama Girang

Cianjur, CYBERJATIM.ID, – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggalang kerja sama dengan Badan Pangan Nasional atau National Food Agency (NFA) untuk upaya pencegahan stunting.

Kerja sama itu diwujudkan dengan kegiatan yang diadakan di Aula Desa Cirama girang, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (9/05/2023).

Dok: CyberJatim.

Sebanyak 109 KPM yang telah disiapkan untuk dibagikan berupa daging ayam satu ekor dan telur sebanyak sepuluh buah.

BACA JUGA :  Sigap Polres Cianjur Amankan, Remaja Kedapatan Membawa Senjata Pemukul

Menurut Deden Agung sebagai operator desa mengabarkan “harus mengonsumsi telur dan daging karena kandungan proteinnya cukup tinggi sehingga menjadi salah satu upaya peningkatan gizi untuk mencegah stunting”.

Dia berpesan agar memperhatikan asupan gizinya, jangan sampai terlalu kurus dan lingkar lengan bagi calon ibu harus 23,5 cm keatas.

“Untuk mendapatkan asupan gizi yang baik maka diharapkan akan dapat melahirkan bayi dengan panjang badan diatas 48 cm, sehingga tidak menjadi stunting,” jelas Dodi.

BACA JUGA :  The Aceh Institute Gelar Media Briefing Tentang Regulasi Kawasan Tanpa Rokok Di Aceh Selatan.

Kepala Desa Cirama girang Sulaeman Efendi S.Pd mengatakan gerakan Pembagian telur dan daging dilakukan karena telur merupakan salah satu sumber protein yang mudah dan terjangkau oleh masyarakat, sehari harus bisa mengkonsumsi telur dan Daging.

‘Ia nerharap mengkonsumsi telur diharapkan dapat menambah asupan gizi sehingga bisa mencegah melahirkani stunting.

BACA JUGA :  Ketua Bawaslu Pamekasan ' Usir ' Ketua PAN dan PPP, Saat Melaporkan Dugaan Kecurangan Pemilu

“Kolaborasi yang dilakukan hari ini sebagai upaya membangun ekosistem di bidang pangan, peternaknya sejahtera karena diambil telurnya dengan harga baik, pedagangnya untung dan masyarakatnya tersenyum,” jelas nya

pada kesempatan ini sekaligus juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara BKKBN dan Badan Pangan Nasional/NPA, untuk percepatan di bawah kementerian sosial penurunan stunting” pungkasnya

Ijang Suhendar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *