SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Pernah Ikut Pelatihan WUB, Menjadi Tempat Pelatihan BP3MI Sampai Dipercaya Membina Purna PMI, Warid : Saya Malu

PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Warid salah satu warga yang sempat viral karena usahanya go internasional ternyata pernah mengikuti pelatihan Wirausaha Baru ( WUB ). Senin, ( 27/02/23 )

Pengusaha Vas bunga dan Sandal dari sabut kelapa tersebut juga pernah mendapatkan apresiasi dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia ( BP3MI ) Jawa Timur.

Bahkan BP3MI sempat mengadakan pelatihannya selama 4 hari dan menjadi mitra lokal yang mendampingi pembelajaran sabut kelapa bahkan Warid dipercaya untuk membina purna PMI dalam 1 tahun kedepan dengan jumlah 20 orang dari 5 kecamatan.

BACA JUGA :  Di Pamekasan, Tiga Pilar Desa Ambat Bersama Satgas PPKM Mikro Bagikan Masker Gratis dan Himbauan Prokes pada Masyarakat

” Sebetulnya saya malu sama Dinas Provinsi, dengan kondisi tempat produksi tidak layak, tapi saya tetap menjalankan dengan lapang dada, soalnya saya sudah dipercaya, bahkan pemerintah desa dan camat tutup mata “. Tegasnya

Sementara dikutip dari laman pamekasankab.go.id Pemerintah daerah juga memberi bantuan alat melalui dana corporate social responsibility (CSR) bekerja sama dengan beberapa perusahaan. Bahkan, pemkab menfasilitasi pemasarannya baik online maupun offline untuk memudahkan para pelaku usaha menjual produknya.

BACA JUGA :  Suatu Keanehan, Pihak Kadisdik Mengusulkan SK TIM BOS Kadaluwarsa ke Walikota Medan, Ini Penjelasannya

Pelaku usaha dapat mengajukan permohonan bantuan CSR tersebut kepada OPD terkait, baik Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, DPMPTSP Naker, dan OPD lainnya, atau langsung kepada Bappeda Kabupaten Pamekasan. Karena semua proposal pengajuan yang masuk ke setiap OPD masih akan diajukan kepada Bappeda.

BACA JUGA :  Parade Baca Puisi di Rumah Budaya Rakyat

“Tetapi memang kami lebih mengutamakan yang WUB (untuk mendapatkan bantuan CSR, red),” pungkasnya. Sabtu, 04 September 2021.

Namun Warid mengakui hal tersebut pernah sudah dilakukan dengan mengajukan permohonan kepada Diskop, Disperindag dan Bappeda, tapi sampai detik ini tidak ada respon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *