SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Perkuat Persatuan dan Kesatuan untuk Cegah Radikalisme di Jabar

KAB. BANDUNG BARAT — Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum membuka Forum Mitra Strategis Bidang Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) di Hotel Mason Pine, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (30/3/2021).

Dalam sambutannya, Pak Uu menjelaskan bahwa kelompok radikal merupakan kelompok yang memaksakan kehendak dengan berbagai cara yang melanggar norma maupun aturan yang berlaku.

“Mereka tidak berpikir tentang Undang-Undang, dan tidak berpikir tentang Pancasila. Yang penting, kehendak mereka terwujud dengan berbagai macam cara, meski melanggar norma dan normatif,” kata Pak Uu.

BACA JUGA :  Jabar Targetkan 27 Daerah Bentuk Gugus Tugas TPPO, Untuk Cegah Perdagangan Orang

“Begitu juga sebagai umat beragama, memaksa kehendak dapat melanggar kitab sucinya. Karena kami yakin, tidak ada satupun kitab suci yang menghalalkan segala cara dalam menempuh tujuan masing-masing,” imbuhnya.

Menurut Pak Uu, salah satu faktor penyebab munculnya kelompok radikal adalah kurangnya wawasan kebangsaan, terutama soal nilai-nilai Pancasila.

BACA JUGA :  Pembangunan IPAL Komunal Dan TPS 3R) Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

Oleh karena itu, Pak Uu mendorong semua pihak, khususnya masyarakat Jabar, untuk memperkuat wawasan kebangsaan, rasa persatuan, dan kesatuan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, memohon seluruh pihak untuk terus memupuk kebersamaan. Karena dengan persatuan dan kesatuan, kita bisa membangun bangsa dan negara,” tuturnya.

BACA JUGA :  Sangat Miris Sekali...!!!Seorang Pegawai Dinsos Deliserdang di Duga Terjadi Pungli Warga, Modusnya Menawari untuk Menjadi Peserta PBI dan PKH

Pak Uu juga menyatakan, nilai-nilai kebangsaan, Pancasila, persatuan, dan kesatuan, harus ditanamkan kepada generasi muda, yang akan menjadi penerus bangsa dan pembangunan, secara masif.

“Karena kalau kita memahami apa itu inti dari Pancasila, InsyaAllah tidak akan muncul orang-orang yang memaksa kehendak dengan melanggar norma dan normatif dalam kehidupan,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *