Peringati 10 Muharram 1447 Hijriyah, Keluarga Besar PR Subur Jaya Gelar Acara Santunan Anak Yatim
PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Dalam rangka memperingati 10 syuro atau 10 Muharram 1447 Hijriyah, Perusahaan Rokok Subur Jaya Tentenan Barat, Pamekasan menggelar santunan anak yatim.
Acara yang digelar pada Sabtu 5 Juli 2025 (Malam) dihadiri sekitar 730 anak yatim piatu se Kabupaten Pamekasan. Bertempat di Gudang Induk HJS1.
Bersama ratusan anak yatim tersebut, acara yang dikemas dengan Tahlil dan Doa bersama sekaligus santunan berjalan dengan lancar.
Santunan anak yatim merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam agama Islam. Anjuruan menyantuni anak yatim diterangkan melalui surah Al Baqarah ayat 220.
” Mereka menanyakan kepadamu (Nabi Muhammad) tentang anak-anak yatim. Katakanlah, “Memperbaiki keadaan mereka adalah baik!”. Jika kamu mempergauli mereka, maka mereka adalah saudara-saudaramu. Allah mengetahui orang yang berbuat kerusakan dan yang berbuat kebaikan. Seandainya Allah menghendaki, niscaya Dia mendatangkan kesulitan kepadamu. Sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana,”.
Berikut adalah sejumlah keutamaan menyantuni anak yatim:
1. Dekat dengan Rasulullah SAW di surga. Sedekat jarak antara jari telunjuk dan jari tengah.
Hal ini tertuang dalam sebuah hadis yang berbunyi:
قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اَنَاوَكَافِلُ الْيَتِيْمِ فِى الْجَنَّةِ
هَكَذَا وَأَشَارَبِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا
Artinya: Rasulullah SAW bersabda:”Aku dan orang yang memelihara anak yatim itu akan masuk surga seperti ini,”. Nabi memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggang keduanya,” (HR Bukhari).
2. Jaminan masuk surga bagi umat Muslim yang senang berbuat baik kepada anak yatim.
Rasulullah SAW pernah bersabda:
“Orang-orang yang memelihara anak yatim di antara umat muslimin, memberikan mereka makan dan minum, pasti Allah memasukkannya ke dalam surga, kecuali Ia melakukan dosa yang tidak bisa diampuni,” (HR Tirmidzi dari Ibnu Abbas).
3. Dihindarkan dari siksaan di hari kiamat.
Keutamaan ini diperoleh berdasarkan hadis yang menyatakan:
“Demi Yang Mengutusku dengan haq, Allah tidak akan menyiksa pada hari kiamat nanti orang yang menyayangi anak yatim, lemah lembut pembicaraan dengannya, serta menyayangi keyatiman serta kelemahannya),” (HR Thabrani dari Abu Hurairah).
4. Menjadi amal yang tidak terputus.
Terdapat tiga amal yang tidak terputus dalam ajaran Islam. Menyantuni anak yatim adalah salah satunya. Dua lainnya ialah ilmu manfaat dan anak saleh.
Mengutip sebuah hadis, dikatakan bahwa:
“Jika manusia mati atau terputus amalnya, kecuali tiga perkara: Sedekah jariah, Ilmu yang bermanfaat serta anak saleh yang selalu mendoakannya,” (HR Muslim Abu Hurairah).





