SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Peringatan hari kesiapsiagaan Bencana BPBD 2023

Cianjur, CYBERJATIM.ID, – BPBD kabupaten Cianjur Didin Awaludin menjelaskan bahwa Lokasi di Cugenang ini masih ada tenda-tenda pengungsian seperti kampung Gunung Lanjung 2. Rt O4-07 Desa Cijedil Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, (26/04/2023).

Katanya:
Kentongan ini adalah sebagai simbol pada saat situasi yang terjadi maka ada bunyi yang memang menandakan perlunya bergerak maka semua kita bergerak jadi satu komando menggerakkan kita untuk mengevakuasi diri manakala terjadi hala-hal yang memang perlu kita selamatkan.

BACA JUGA :  Babinsa Larangan Dampingi Panen Lele, Dorong Ketahanan Pangan Warga Desa Grujugan

Mengingatkan kepada diri kita, kepada keluarga masyarakat bahwa betapa pentingnya kita mengingatkan kepada diri kepada lingkungan terkait kesiapsiagaan penanganan bencana

Lebih cenderung mari kita tingkatkan ketangguhan desa untuk mengurangi resiko bencana karena ditingkat Desa ada retana sehingga retana berupaya untuk relawan tangguh bencana mengurangi resiko-resiko yang terjadi di Daerah lingkup di daerah Desa sendiri sehingga manakala ada hal hal yang memang rawan kerawanan bisa bergerak terutama relawan bisa menanggulangi bencana.

BACA JUGA :  Pengeroyok yang Akibatkan Korban Meninggal Dunia Berhasil di Tangkap Polsek Natar

Data kaitan dengan data itu bahwa Desa masih berupaya mendata warga-warga yang memang terdampak bencana itu sendiri sehingga manakala ada warga-warga yang memang terdampak bisa menyampaikan laporan-laporan atau data-data kepada pihak desa.

Tambahnya secara perhitungan terdampak itu sudah mendekati kesekitar dana yang cair itu ada sekitar tahap kesatu ada 90%di tahap kedua 80%,tahap ke tiga masih sekitar 40%,

BACA JUGA :  Kinerja Desa Ciranjang Laksanakan Penyaluran Beras Bantuan Bagi Warga

Harapan ketua BPBD kabupaten Cianjur harapanya kita mengharapkan semua pihak semua unsur dari masyarakat, tokoh kalangan semua kalangan untuk bisa bergerak sama sama menanggulangi resiko- resiko terkait dengan bencana itu sendiri kita lihat dalam kenyataanpun terjadi bencana yang kemarin terjadi 21 November tahun 2022 kesemua pihak bergerak dan data masih berupaya, paparnya.

(Bur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *