SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Perilaku Oknum RT yang Tidak Patut Dicontoh, Ini Penjelasannya

Cianjur, CYBERJATIM.ID – Temuan atas penyalah gunaan sebagai aparatur perangkat Desa ” yang di sebut Rukun tetangga ( RT) di sinyalir memanfaatkan warga nya ” untuk memangkas dana bantuan stimulan perbaikan rumah akibat peristiwa gempa enam bulan yang lalu.

Dok: CyberJatim.id.

Hal tersebut diketahui oknum RT inisial ( Ist ) Desa Nagrak RT 03 / O8 Cianjur telah terbukti memungut pemberian atau yang di istilahkan nya” uang ka deudeuh yang besaranya sebesar 500 ribu rupiah, namun kebaikan warga tersebut malah dimanfaatkan dengan kelakuan yang tidak menunjukan sebagai ketua RT yang seharusnya bisa memberikan contoh baik ini malah berbuat dan menyontohkan tidak baik. RT tersebut malah memotong lagi 300 ribu rupiah tanpa persetujuan orang yang mengasihnya.

BACA JUGA :  Kegiatan Rutin Polres Nias Amankan Jalannya Kebhaktian Ibadah Minggu

Masih dalam pernyataan ” Sebagai RT , Bahwa saya hilap dan ketidaktahuan nya dengan Aliansi Masyarakat Cianjur Menggugat (AMCM) Maka dari itu saya sebagai Rukun Tetangga / RT. Meminta maaf atas perbuatan saya yang telah Melakukan perbuatan yang tidak baik dan sudah memotong Uang Warga ” yang terdampak, dan juga kepada Ketua dan Jajaran Aliansi Masyarakat Cianjur Menggugat (AMCM) saya meminta maap atas perbuatannya atau kelakuan saya, ucapnya

BACA JUGA :  16 Cafe Hits di Pamekasan, Romantis Terkece dan Terkeren

Galih Widasywara Selak Ketua Aliansi Masyarakat Cianjur Menggugat (AMCM) menyampaikan via WhatsApp kepada cyberjatim.id. Kami akan Trus Mengawal Atas Segala Kinerja Pemerintahan dalam penanganan Pasca Bencana terdampak gempa yang telah Melanda Kota tercinta ini” Ungkapnya”

BACA JUGA :  WAWW SANGAT MIRIS SEKALI...!!! Disdukcapil Serdang Bedagai (Sergai) di Duga Terlalu Banyak Sekali Calonnya

Sambungnya, kejadian ini akan menjadi pelajaran dan contoh untuk para RT RT yang lain yang ada di cianjur. Bahwa kelakuan, keserakahan untuk mementingkan diri sendiri itu akan berakibat seperti ini. Kami dari AMCM masih memberikan maap dan toleransi tidak membawa masalah ini ke ranah hukum, semoga kejadian ini menjadi cermin untuk kita semua, pungkasnya.

Yudi Akbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *