SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Pemerintah Kabupaten Belu Komitmen Lakukan Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah

M@u

BELU, CYBERJATIM.ID – Keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng dalam Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah melalui Elektronifikasi Keuangan dan Penanganan Inflasi, membuat sejumlah daerah di Provinsi NTT dan Provinsi Lampung datang berkunjung dan melakukan studi tiru.

Salah satu daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang ikut berkunjung dan melakukan Studi Banding Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) adalah Pemerintah Kabupaten Belu, termasuk Pemkab Manggarai Barat dan Sumba Barat.

Kehadiran Pemkab Belu, Manggarai Barat, Sumba Barat dan Forum Koordinasi Perluasan Digitalisasi Wilayah Provinsi Lampung ini, diterima oleh Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana di Lobi Kantor Bupati Buleleng, Kamis (23/3/2023).

BACA JUGA :  Kokam Aceh Gelar Apel Perdana di MBS

Pelaksanaan Studi Tiru Perluasan Digitalisasi untuk Wilayah Kabupaten Belu, diikuti oleh Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Plt. Kepala BKAD Kabupaten Belu, Jules Constantyn C. M. A. Ando, SE, MM., Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Belu, Drs. Anton Suri dan Kepala Bank NTT Cabang Atambua, Adrianus B. Pontus, S.Hut.

Hadir pula Asisten Direktur Departemen Penyelenggaraan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Devi Riyanti, Asisten Direktur Kantor Perwakilan BI (KPwBI) Provinsi Lampung Arry Priyanto, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Buleleng, Ni Made Rousmini, Kadiskominfo Buleleng, Ketut Suwarmawan serta Kepala Cabang BPD Bali Singaraja Made Sudarma.

BACA JUGA :  Jumat Curhat di Manuaman, Masyarakat Minta Polres Belu Intensifkan Patroli di Jam Istirahat Malam*

Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus mengatakan perluasan digitalisasi di Buleleng bisa diadaptasi di Belu. Salah satunya adalah berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk dengan wajib pajak.

“Kita harus membangun kepercayaan ini sehingga wajib pajak bisa percaya bahwa uangnya dikelola dengan baik dan pada akhirnya mereka mau membayar pajak. Langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui digitalisasi ini saya kira bisa diadaptasi di Belu,” ucap Bupati.

Disampaikan Bupati, Kabupaten Buleleng sangat luar biasa dalam hal implementasi digitalisasi, sehingga hari ini kami datang untuk belajar disini.

BACA JUGA :  Korban Mengharapkan Polres Belu Segera Menangkap Pelaku Pengeroyokan di Fatubenao 

“Kami sangat kagum untuk hal ini. Mudah-mudahan pulang dari sini, kami dapat membawa sesuatu bagi Kabupaten Belu. Kami juga mengharapkan kehadiran Bapak Bupati Buleleng bersama jajaran di Kabupaten Belu untuk membantu kami dalam hal peningkatan dan percepatan perluasan digitalisasi daerah,” imbuh Bupati.

Bupati Belu juga menuturkan, Pemerintah Kabupaten Belu telah memulai digitalisasi, dengan menggandeng Bank Indonesia dan Bank NTT Cabang Atambua.

“Tantangannya kami tahu bahwa membangun ekosistem digitalisasi di perbatasan yang utama adalah jaringan. Kami disana, kalau ke daerah batas jaringannya terkena roaming,” ucap Bupati Belu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *