SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Pegadaian Pamekasan Gelar Festival Ramadhan Diatas Penderitaan Korban Agen Pegadaian Hosizah.

PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Ditengah carut marut persoalan dugaan penipuan yang mengakibatkan kerugian puluhan milliar terhadap ratusan korban. Pedagaian Syariah Cabang Pamekasan menggelar Festival Ramadhan. Selasa (5/3/2025)

Kantor Pegadaian milik BUMN cabang Pamekasan diketahui beberapa waktu lalu didemo oleh puluhan korban, lantaran diduga ada keterlibatan dalam kasus agen Pegadaian Hozisah Palengaan.

Puluhan masyarakat tersebut bersama kuasa hukumnya beberapa waktu lalu, mendesak Pimpinan cabang Pegadaian Pamekasan menepati janjinya, yaitu akan bertanggung jawab atas kerugian yang diperbuat oleh Hozisah Agen Pegadaian Pelangaan.

Mendengar, kantor cabang Pegadaian Syariah Pamekasan menggelar Festival musik daul, band dan mewarnai,

BACA JUGA :  Sistem Pemilu Tetap Proposional Terbuka, Putusan MK (Mahkamah Konstitusi)

Sementara, Kuasa hukum korban, Ach. Jailani mengecam keras atas kegiatan yang digelar oleh Pegadaian Syariah Pamekasan, menurutnya ditengah kondisi seperti ini mestinya Pegadaian lebih mengedepankan penderitaan masyarakat (Korban).

“Saya justru sangat mengecam, Pegadaian menggelar festival seperti itu mas, karena dengan kondisi yang begini korban sangat menjerit kondisi yang sekarang, bahkan ada yang mau dirobohkan rumahnya karena tidak mampu membayar hutang”. Tegasnya

Jailani menekankan, bagaimana pihak pegadaian harus peka terhadap korban dan tidak menggelar acara diatas penderitaan orang lain.

“Justru pegadaian yang kami minta untuk bertanggung jawab malah mengadakan acara yang menurut kami sangat tidak bermanfaat, mending uang-uang tersebut dikasih ke korban. Bukan membuat acara-acara kayak gini, masak sekelas pegadaian membuat acara diatas penderitaan orang lain”. Tambahnya

BACA JUGA :  Meriahkan Musywil Muhammadiyah dan Aisyiyah Aceh, Ribuan Warga Bireuen Ikuti Jalan Santai

Selebihnya, saat ini Pegadaian milik BUMN tersebut saat ini sedang bermasalah dengan masyarakat, sangat menyedihkan ketika Pegadaian kemudian dengan beraninya menggelar acara tanpa menggunakan hati.

“Jadi sangat disayangkanlah pihak pegadaian membuat atau menggelar festival yang demikian dengan kondisi korban yang sangat menyedihkan dan dengan kondisi pegadaian sedang bermasalah dengan masyarakat Pamekasan, kok berani-beraninya tanpa menggunakan hati dengan menggelar acara yang demikian”. Tutup Jailani

BACA JUGA :  Polda Maluku, Jum'at Curhat Bersama Pengemudi Mobil Pickup di Kota Ambon

Disisi lain, korban dari keserakahan Hosizah Agen Pegadaian Palengaan tersebut meminta pihak Pegadaian untuk segera menyelesaikan persoalan yang saat ini merugikan korban.

“Tetap kita tagih janjinya, mana yang katanya mau bertanggung jawab. Kok malah membuat acara yang itu pasti memghabiskan banyak biaya, sementara korban menjerit menunggu komitmen pegadaian”. Tutur Komariah sembari meneteskan air mata.

Berita dinaikkan sementara belum ada konfirmasi dari pihak pegadaian, tim redaksi kesulitan mendapatkan akses komunikasi dengan pihak pegadaian Pamekasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *