SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

ORARI Cianjur Masuk 10 Besar “ ORARI ANNIVERSARY AWARD 2023”

CIANJUR, CYBERJATIM.ID – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Ke – 55 pada tanggal 9 Juli 2023 ORARI Pusat menyelenggarakan “ORARI ANNIVERSARY AWARD 2023”.

 

Dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan dan latih diri anggota ORARI di bidang komunikasi radio serta menjalin semangat kekeluargaan, mempererat tali persaudaraan dan menjunjung tinggi sportivitas sesama amatir radio, pada tanggal 9 Juli 2023 Pukul 00.00 UTC sampai tanggal 16 Juli 2023 Pukul 23.59 UTC pada mode Phone (SSB), CW, Digital (FT8, RTTY), Satelit YH0SAT ( FM, CW, SSB, APRS ) akan memancar pada seluruh band radio amatir pada HF (80M, 40M, 20M, 15M, 10M), dan Satelit dan diikuti oleh seluruh stasiun klub mulai dari ORARI Pusat, Provinsi, Kota/ Kabupaten, anggota amatir radio Indonesia dan manca negara.

BACA JUGA :  Munculnya Pabrikan Rokok Lokal di Madura, Pengangguran Terselamatkan, Petanipun Tersenyum

 

Aep Saepudin koordinator team ORARI Cianjur mengucapkan terimakasih kepada anggota team ORARI Kabupaten Cianjur yang telah bekerja keras berjuang mengharumkan nama Kabupaten Cianjur dengan menduduki urutan ke 6 dari 177 peserta provinsi, kota, kabupaten seluruh Indonesia, atau naik 16 tingkat dari urutan ke 22 ditahun lalu menjadi 6 ditahun ini.

BACA JUGA :  Dua Tokoh Terpopuler Caleg Dapil II Partai Demokrat Kabupaten Pamekasan

 

Sementara Zaid Salim MB Ketua ORARI Cianjur menyampaikan “Anggota ORARI wajib memahami dan mentaati penggunaan pita frekuensi radio amatir sesuai dengan alokasi spektrum frekuensi yang diijinkan oleh pemerintah sesuai tingkatan anggota amatir”

BACA JUGA :  Sembari Amankan Kegiatan Per-Peran di Pamekasan, Polisi Lakukan Penempelan Stiker Bebas Covid-19 pada Kendaraan

 

Ketua Dewan Pengawas dan Penasehat ORARI Cianjur Sri Widodo menyampaikan “ORARI Cianjur memiliki potensi yang jarang dimiliki di kota/ kabupaten lain seperti stasiun pemancar yang berada di Cibodas dengan ketinggian ± 1.300 diatas permukaan laut sehingga bisa menjangkau dari Sabang sampai Merauke bahkan luar negeri, serta anggota yang memiliki keahlian dalam kode morse yang sudah mulai langka, ” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *