TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
close menu

Masuk


Tutup x

Merasa Kecewa, Samhari Gunting Seragam Agung Partai Demokrat Cabang Pamekasan

Mundur dari kepengurusan, Samhari lepas seragam kebesar

Penulis: | Editor: Heru Soejatmiko

PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Selama 9 tahun berkiprah menjadi pengurus partai Demokrat Cabang Pamekasan, Samhari menyatakan mengundurkan diri dari kepengurusan, setelah pihaknya merasa kecewa atas kepemimpinan Ismail sebagai ketua DPC dan Siran sebagai Sekretaris Demokat Cabang Pamekasan. Selasa ( 16/05/23 )

Kekecewaan tersebut bermula sejak dirinya mencalonkan diri sebagai calon DPRD Pamekasan dapil II yang kemudian diposisikan dinomor urut kaki atau paling bawah dari 9 calon.

Padahal mengingat masa mengabdinya dan bahkan keaktifannya di kepengurusan Partai Demokrat Samhari sudah dikenal kader lama dan bahkan menduduki jabatan yang mentereng yaitu sebagai Kepala Badan Pembinaan dan Jaringan Konstituen ( BPJK ) .

BACA JUGA :  Gubernur VBL Meresmikan Pengembangan RM. Bundo Kanduang dan Launching Menu Seafood

Pengunduran diri sebagai pengurus Partai Demokrat Cabang Pamekasan ditandai dengan pengguntingan logo demokrat dan nama, sekaligus pelepasan seragam agung Demokrat.

Selain itu kekecewaan itu dianggapnya hanya terjadi dibawah kepemimpinan Ismail, dan uniknya penetapan nomor urut yang diduga ada permainan hanya terjadi di Dapil II, menurutnya dari dapil yang lain penetapan nomor urut sesuai dengan lamanya mengabdi dan aktifnya sebagai pengurus.

” Saya kecewa bukan pada partainya, tapi saya kecewa pada kepengurusan dan managerial dibawah kepemimpinan Ismail dan Siran Wahyudi, dikarenakan saya berpartai secara sadar, dan penuh semangat namun tidak pernah direspon dengan baik, didalam hal ini apa yang menjadi kinerja baik, proses – proses progres yang ada diseluruh unsur kepengurusan cabang, tidak diapresiasi dengan baik “. Tegasnya

BACA JUGA :  Kepulan Asap Terjadi Didepan SMK 3 Pamekasan, Faisol : Tolak Fattah Jasin

Selain itu Samhari jebolan Sarjana Ilmu Politik lulusan Universitas Muhammadiyah Malang Fakultas Ilmu politik tersebut menambahkan bahwa pihaknya tidak pernah dilibatkan didalam menjalankan visi dan misi partai ketika masuk pada tahun politik 2023.

” Kami sebagai Kepala BPJK dikepengurusan partai hingga kini tidak pernah dilibatkan, baik dalam kegiatan – kegiatan lainnya atau rapat pleno mulai dari penjaringan, pendaftaran daftar bacaleg sementara sampai proses pendaftaran ke kantor Komisioner Pemilihan Umum ( KPU ) Pamekasan “. Lanjut Samhari yang juga mantan Aktivis GMNI.

BACA JUGA :  Pj Bupati Aceh Selatan Dan Forkopimda Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Trumon Tengah

Sehingga merasa perlu dirinya mengambil sikap untuk mengundurkan diri dan berhenti dari kepengurusan cabang khususnya Kepala BPJK.

” Saya secara resmi mengundurkan diri dan berhenti dari kepengurusan cabang, dan tidak akan bertanggung jawab dari berbagai pengelolaan managemen partai baik managemen administratif dan keuangan yang bersumber dari dana Banpol, prtisipasi anggota legislatif dan seluruh sumber – sumber yang sah lainnya “. Tutupnya dengan nada kecewa.

Terkini Lain