SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA
Logo Aplikasi Baca berita terbaru lebih cepat melalui Aplikasi Cyberjatim.id
INSTALL

Mengenal Sosok Pengusaha Property, Bangun Jalan Gunakan Uang Pribadi 2,8 Miliyar

GROBOKAN, CYBERJATIM.ID,- Sosok pengusaha asal Grobogan, Joko Suranto, menjadi buah bibir usai merogoh kocek miliaran rupiah untuk memperbaiki jalan kampung demi kelancaran mudik. Siapa sangka, Joko membangun bisnisnya dari nol bahkan dirinya sempat berprofesi sebagai penjual koran.

“Banyak perjalanan bisnis saya dari nol yakni jualan koran sampai saya merantau keluar kota hanya berbekal uang ratusan ribu dan tiga set pakaian saja. Tapi perjalanan itu membuat saya semangat sampai sekarang,” kata Joko Suranto kepada detikJateng.

Joko bercerita, pengalaman itu dia rasakan saat duduk di bangku kuliah. Saat itu, dirinya menempuh pendidikan sebagai calon sarjana hukum di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo tahun 1988. Untuk membantu memenuhi biaya studi, dirinya nekat bekerja sebagai penjual koran.

BACA JUGA :  Peringatan Bupati Malaka Kepala Desa Terpilih , Jangan Lakukan Pungli Kepada Masyarakat

Sampai akhirnya ia pun lulus dan menjadi pegawai di salah satu bank. Mulai meniti karier, Joko membagi pengalaman saat ia memberangkatkan haji kedua orang tuanya.

“Dari proses keberangkatan orangtua saat haji, membuat saya tercengang. Kedua orangtua saya berseri dengan indah. Lantas saya duduk di sebuah taman menghadap ke kiblat, ijinkan saya Ya Allah untuk memberangkatkan haji,” ungkap Ketua REI Provinsi Jawa Barat ini.

Dari doa itu, lanjutnya, Joko mencoba keluar dari zona nyaman, mengambil spekulasi untuk berbisnis. Berawal dari bisnis kecil – kecilan hingga akhirnya memberanikan diri membangun perusahaan perumahan.

BACA JUGA :  Panas Dingin Komentar Alumni IAIN Madura, Usai Aksi Mahasiswa

Berbekal hutang bank dan kepercayaan, ia pun meniti karier pengembang perumahan. Sampai akhirnya perumahan elite pun ia miliki. “Saat perekonomian perusahaan sehat, kami memberangkatkan haji karyawan. Dari situ saya belajar lagi dan mencoba membantu apapun itu untuk melihat keindahan sejati dari hati,” ucapnya.

Bisnisnya yang semakin berkembang tak menyurutkan niatnya untuk berbagi. Bahkan perusahaan yang ia bangun memiliki tagar #jangantakutberbagi. “Tidak semua bantuan itu harus berujung materi. Ada solusi yang bisa dicari dengan tangan dan otak kita,” tegas Joko

BACA JUGA :  Pemkab Aceh Selatan Gelar Forum OPD Penyusunan RKPD Tahun 2024

Kini bersyukur diberikan kesempatan untuk membangun jalan sepanjang 1,8 kilometer, meski harus merogoh biaya Rp 2,8 miliar. Jalan yang diperbaiki Joko merupakan jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Welahan, Desa Jetis dan Desa Ngampu, Kecamatan Karangrayung, Grobogan.

Jalan ini juga tepat berada di depan rumah saudara-saudara Joko Suranto dan rumah kenangan semasa kecilnya dari kedua orang tuanya yang sudah meninggal dunia. “Saya senang melihat warga antusias menikmati jalan baru. Semoga berguna untuk meningkatkan perekonomian warga yang mayoritas petani,” tutupnya.

Red
Sumber : Malangposcomedia.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *