TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
close menu

Masuk


Tutup x

Luffman dan Nice Nampak Jelas Tersusun Rapi Saat Rilis Pemusnahan Rokok Ilegal, Dapat Dari Mana ?

Penulis: | Editor:

PAMEKASAN, CYBERJATIM.ID,- Ribuan batang rokok yang dimusnahkan hari ini oleh Bea Cukai Madura diantaranya rokok dengan merk NICE dan LUFFMAN namun nampaknya juga sangat banyak merk rokok yang terpampang didepan saat BC Madura melakukan Konfrensi Pers. Selasa ( 15/11/22 )

 

Dari ribuan batang tersebut yang menjadi sorotan aktifis adalah rokok dengan merek Nice dan Luffman karena sampai saat ini Luffman yang diduga hasil produksi luar daerah tersebut masih banyak berkeliaran, begitupun dengan rokok lokal merek NICE sampai saat ini juga masih banyak dipasaran.

 

BACA JUGA :  Road Race Ditunda, Pamekasan PPKM Level 3

Mirisnya aktifis menilai sampai saat ini perusahaan rokok Nice masih berjalan aktif tanpa adanya penindakan tegas dari Bea Cukai Madura, terbukti meskipun ribuan batang telah dimusnahkan rokok Nice selalu bermunculan.

 

Fajar Aktifis PMII Pamekasan menilai pihak Bea Cukai hanya melakukan pemusnahan seremonial belaka atau bahkan kegiatan tersebut dilakukan disaat ada pergantian Kepala Bea Cukai.

 

” Sampai saat ini saya belum mendengar Bea Cukai Madura melakukan penindakan terhadap perusahaan yang memproduksi rokok ilegal, dan nyaris tidak mendengar perusahaan mana nakal sehingga tetap memproduksi rokok tersebut “. Jelasnya

BACA JUGA :  Wamira Mart Go International, Dibawah Pengelola yang Tepat

 

Karena saya pribadi sangat mengetahui dimana lokasi perusahaan rokok yang terpajang didepan saat pemusnahan seperti halnya rokok Nice, Losh dll.

 

” Saya tahu kok tempat produksinya dimana, sepertinya aman – aman saja, bahkan saya melihat dalam pemusnahan tersebut banyak sekali rokok Luffman yang disinyalir kiriman dari luar daerah, nah yang jadi pertanyaan besar bagi kami kok bisa Luffman masuk dengan aman ke Madura padahal Luffman diduga produksi asal Vitnam “. Tegas Fajar

 

Sementara itu, Kepala Bea cukai Pamekasan Muhammad Syahirul Alim menyampaikan, penindakan terhadap peredaran rokok ilegal tidak ada tebang pilih.

BACA JUGA :  Terjadi Kerumunan Saat PT. Pos Indonesia Persero Salurkan Bantuan di Pamekasan

 

“Kami melakukan penindakan peredaran rokok ilegal dari hulu sampai hilir, dan saat ini sudah ada yang menjadi tersangkanya dan dalam proses,” kata Alim.

 

Dirinya berharap sinergi semua pihak baik dengan wartawan untuk mendukung program kita dalam pemberantasan rokok ilegal. “Kami menegaskan dan membuka lebar lebar apabila wartawan hendak konfirmasi kepada kami, dan kami tegaskan, transparansi tetap kami lakukan,” tegasnya.

 

Red

 

 

 

 

Terkini Lain